INILAH, Bandung- Sebanyak 47 sipir wanita di Rutan Perempuan Bandung menjalani tes urine oleh Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Bandung, Jumat (22/2/2019).
Kepala Rutan Perempuan Bandung, Lilis Yuaningsih mengatakan, tes urine sebagai bentuk antisipasi kepada sipir wanita, agar tidak terlibat peredaran narkoba dan menjadi pemakai narkoba.
"Meski kami Rutan baru, kami komitmen menghilangkan peredaran dan penggunaan narkoba, terlebih sipir kami 80 persen wanita, dan menjaga tahanan wanita," katanya disela-sela kegiatan.
Karutan menambahkan, untuk peredaran narkoba di rutan, dirinya memastikan tidak ada. Dirinya menjamin seratus persen para sipirnya terbebas dari penyalahgunaan obat-obatan terlarang
"Saya nyatakan tidak ada, namun untuk pemakai kita tidak tahu. Apalagi sipir, bisa saja diluar diajak temannya dan sebagainya, makanya kita melakukan pencegahan," ujarnya.
Untuk hasil dari tes urine hari ini, Karutan Perempuan memastikan akan dikirimkan BNN kota Bandung dalam bentuk laporan formal. Jika M ada yang terindikasi menggunakan narkoba akan ditindak tegas sesuai peraturan berlaku.
Usai kegiatan tes urine kepada sipir, Lilis mengatakan bahwa jajarannya akan menggelar razia ke kamar tahanan.