7 Pertimbangan yang Harus Diperthatikan Sebelum Beli Tabir Surya agar Hasilnya Maksimal
Paparan sinar UV matahari dapat menyebabkan penuaan dini, kanker kulit, kulit kecokelatan, kulit terbakar, dan masalah kulit lainnya seperti hiperpigmentasi.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - tabir surya memberikan perlindungan yang sangat dibutuhkan kulit dari sinar ultraviolet (UV) matahari yang merusak.
Paparan sinar UV matahari dapat menyebabkan penuaan dini, kanker kulit, kulit kecokelatan, kulit terbakar, dan masalah kulit lainnya seperti hiperpigmentasi.
Menggunakan tabir surya dapat membantu Anda mengatasi masalah ini. tabir surya juga dapat menjaga kulit Anda tetap halus dan sehat. Namun, pastikan untuk berkonsultasi dengan ahli sebelum menggunakan tabir surya untuk hasil yang efektif.
Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat menyatakan bahwa paparan radiasi UV dapat menyebabkan kanker kulit, termasuk melanoma. Paparan kronis dapat membuat kulit Anda menebal, keriput, dan kasar.
Tidak hanya itu, 90 persen perubahan kulit yang terlihat akibat penuaan disebabkan oleh sinar UV matahari. Selain itu, paparan sinar matahari juga dapat menyebabkan kerusakan mata dan memengaruhi fungsi sistem kekebalan tubuh.
Berikut cara memilih tabir surya yang terbaik untuk melindungi kulit dari sinar UV:
1. Nilai SPF
SPF adalah singkatan dari sun protection factor. SPF mengacu pada kemampuan tabir surya untuk melindungi kulit dari radiasi UV. SPF berkaitan dengan jumlah paparan sinar matahari, bukan waktu paparan sinar matahari.
Artinya, kadar SPF menunjukkan berapa lama waktu yang dibutuhkan kulit yang tidak kecokelatan untuk mulai memerah setelah menggunakan tabir surya, dan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mulai memerah tanpa tabir surya. Menurut American Academy of Dermatology Association, tabir surya dengan SPF 30 dapat menghalangi 97 persen sinar UV.
2. Perlindungan spektrum luas
sinar matahari terdiri dari dua sinar berbahaya yang dapat memengaruhi kesehatan kulit Anda – sinar UVA dan sinar UVB. Paparan berlebihan terhadap keduanya dapat menyebabkan komplikasi kesehatan seperti kanker kulit, penuaan dini, dan lainnya. Jadi, saat memilih tabir surya, penting untuk memastikan bahwa produk tersebut berlabel “spektrum luas” karena hal ini menunjukkan bahwa produk tersebut dapat melindungi dari sinar UVA dan UVB.
3. Tahan air
Meskipun tidak ada tabir surya yang 100 persen kedap air, tabir surya dapat kedap air atau keringat. Menurut American Academy of Dermatology Association, Anda harus selalu menggunakan tabir surya yang kedap air selama 40 hingga 80 menit. Ini akan memastikan kulit Anda tetap terlindungi bahkan saat berenang, berkeringat, atau berolahraga.
4. Tingkat paparan sinar matahari
Mengukur tingkat paparan sinar matahari sangat penting karena dapat membantu Anda memilih tabir surya yang tepat. Tingkat paparan sinar matahari bergantung pada lokasi geografis, waktu, indeks UV, dan aktivitas Anda.
Jika Anda aktif beraktivitas di luar ruangan, sebaiknya gunakan tabir surya dengan SPF 50 untuk menyesuaikan frekuensi pengaplikasian ulang dan mengimbangi tingkat paparan sinar matahari.
5. Bahan-bahan
Memperhatikan kandungan tabir surya sangat penting saat memilih tabir surya. Kandungan tabir surya bergantung pada jenisnya, yaitu tabir surya kimia dan tabir surya fisik. tabir surya fisik terbuat dari dua kandungan unik, yaitu zinc oxide dan titanium dioxide. Sementara titanium dioxide dapat menangkal sinar UVB dan sinar UVA gelombang pendek, ia kurang efektif dibandingkan zinc oxide yang dapat menghalangi berbagai jenis sinar.
tabir surya kimia diformulasikan menggunakan berbagai macam kandungan, termasuk avobenzone, octinoxate, homosalate, dan oxybenzone. Sementara avobenzone melindungi dari sinar UVA, octinoxate menghalangi sinar UVB, mencegah kerusakan akibat sinar matahari pada permukaan kulit.
6. Bahan tambahan
Selain bahan aktif, tabir surya juga mengandung beberapa bahan tambahan seperti vitamin C dan teh hijau. Jadi, periksa daftar bahan produk untuk memastikan bahwa produk tersebut diformulasikan dengan bahan-bahan multifungsi, yang dapat mencegah penuaan dini, mengurangi hiperpigmentasi, meningkatkan hidrasi kulit, dan meredakan kulit terbakar.
Penggunaan tabir surya yang tidak berminyak untuk kulit kusam yang mengandung niacinamide dan vitamin E. Untuk kulit yang menua, tabir surya berwarna dan bebas minyak merupakan pilihan yang baik karena dapat membantu mengurangi munculnya masalah kulit seperti noda dan bintik.
7. Formulasi tabir surya
tabir surya tersedia dalam berbagai bentuk, ukuran, dan formula. Dari produk berbasis krim hingga berbasis gel, tabir surya tersedia dalam berbagai formula, masing-masing sesuai dengan masalah dan kebutuhan kulit tertentu. Jadi, pertama-tama, pertimbangkan jenis kulit Anda. Jika Anda memiliki kulit kering, pilih tabir surya berbasis krim atau losion, yang dapat melembapkan dan menghidrasi kulit Anda.
tabir surya berbasis gel atau bubuk paling cocok untuk kulit berminyak karena dapat memberikan hasil akhir matte sekaligus melindungi kulit Anda. Untuk kulit yang rentan berjerawat dan sensitif, pilih tabir surya nonkomedogenik, mineral, dan hipoalergenik karena tidak akan menyumbat pori-pori atau menyebabkan reaksi alergi.
Editor : Firda Rachmawati

