Berikut 7 Manfaat Buah Pir untuk Kesehatan, Dapat Menawarkan Efek Antikanker

Ada 7 manfaat kesehatan dari konsumsi buah Pir dari hasil penelitian yang telah dilakukan.

Berikut 7 Manfaat Buah Pir untuk Kesehatan, Dapat Menawarkan Efek Antikanker
Ilustrasi buah Pir.

INILAHKORAN, Bandung - Buah Pir adalah Buah yang kaya nutrisi, mengandung serat, vitamin, dan senyawa tumbuhan yang bermanfaat.

Nutrisi-nutrisi ini dipercaya dapat melawan peradangan, meningkatkan Kesehatan usus dan jantung, melindungi terhadap penyakit tertentu, dan bahkan membantu penurunan berat badan.

Pastikan untuk memakan kulitnya, karena Kulit Buah ini mengandung banyak senyawa bermanfaat.

Manfaat Buah Pir

1. Dapat Meningkatkan Kesehatan Usus

Buah Pir merupakan sumber serat larut dan tidak larut yang sangat baik, yang penting untuk pencernaan. Serat-serat ini membantu menjaga keteraturan buang air besar dengan melembutkan dan menambah volume tinja.

Selain itu, Buah Pir kaya akan pektin, sejenis serat larut yang telah dikaitkan dengan beberapa Manfaat, termasuk peningkatan Kesehatan usus dan fungsi kekebalan tubuh.

Karena Kulit Buah Pir mengandung serat dalam jumlah yang cukup banyak, sebaiknya Buah ini dimakan tanpa dikupas.

2. Mengandung Senyawa Tumbuhan yang Bermanfaat

Buah Pir menawarkan banyak senyawa tumbuhan bermanfaat yang memberikan warna berbeda pada Buah-buahan ini.

Sebagai contoh, antosianin memberikan warna merah rubi pada beberapa Buah Pir. Senyawa ini dapat meningkatkan Kesehatan jantung dan melindungi terhadap kanker.

Buah Pir dengan Kulit hijau mengandung lutein dan zeaxanthin, dua senyawa yang diperlukan untuk menjaga ketajaman penglihatan, terutama seiring bertambahnya usia.

3. Memiliki Sifat Anti-inflamasi

Meskipun peradangan adalah respons imun yang normal, peradangan kronis atau jangka panjang dapat membahayakan Kesehatan Anda. Hal ini terkait dengan penyakit tertentu, termasuk penyakit jantung dan diabetes tipe 2.

Buah Pir merupakan sumber antioksidan flavonoid yang kaya, yang membantu meredakan peradangan dandapat mengurangi risiko penyakit.

Sebuah tinjauan tahun 2018 mengaitkan asupan flavonoid yang tinggi dengan penurunan risiko diabetes dan perkembangan atau kematian akibat penyakit jantung. 

Efek ini mungkin disebabkan oleh sifat anti-inflamasi dan antioksidan dari senyawa-senyawa tersebut.

Terlebih lagi, Buah Pir mengandung beberapa vitamin dan mineral, seperti vitamin C, yang juga dapatmeredakan peradanganSumber Terpercaya.

4. Dapat Menawarkan Efek Antikanker

Buah Pir mengandung berbagai senyawa yang mungkin menunjukkan sifat antikanker. Misalnya, antosianin dan asam klorogenik telah ditunjukkan melindungi terhadap kanker.

Studi tahun 2019 dan sebuah Studi tahun 2020 menunjukkan bahwa diet kaya Buah-buahan, termasuk Pir, dapat melindungi terhadap beberapa jenis kanker, termasuk kanker paru-paru dan lambung.

Terlebih lagi, beberapa studi populasi menunjukkan bahwa Buah-buahan kaya flavonoid seperti Pir juga dapat memberikan perlindungan terhadap dada dan kanker ovarium.

5. Dikaitkan dengan Risiko Diabetes yang Lebih Rendah

Buah Pir terutama varietas merah mungkin dapat membantu mengurangi risiko diabetes. Terlebih lagi, serat dalam Buah Pir memperlambat pencernaan, memberi tubuh Anda lebih banyak waktu untuk memecah dan menyerap karbohidrat. Ini juga dapat membantu mengatur kadar gula darah.

6. Dapat Meningkatkan Kesehatan Jantung

Buah Pir dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung. Antioksidan prosianidin mereka mungkin mengurangi kekakuan pada jaringan jantung, menurunkan kolesterol LDL (jahat), dan meningkatkan kolesterol HDL (baik).

Kulit Buah mengandung antioksidan penting yang disebut quercetin, yang dipercaya bermanfaat bagi Kesehatan jantung karena mengurangi peradangan serta mengurangi faktor risiko penyakit jantung seperti tekanan darah tinggi dan kadar kolesterol tinggi.

7. Dapat Membantu Anda Menurunkan Berat Badan

Buah Pir rendah kalori, tinggi air, dan kaya serat. Kombinasi ini menjadikannya makanan yang ramah untuk menurunkan berat badan, karena serat dan air dapat membantu Anda merasa kenyang lebih lama.***


Editor : Irma Nurfajri