Ini 4 Manfaat Buah Pepaya untuk Kesehatan, Melindungi Kulit Agar Tidak Rusak

Ada 4 manfaat kesehatan dari konsumsi buah oepaya menurut hasil penelitian yang telah dilakukan.

Ini 4 Manfaat Buah Pepaya untuk Kesehatan, Melindungi Kulit Agar Tidak Rusak
Ilustrasi buah pepaya.

INILAHKORAN, Bandung - Pepaya kaya akan nutrisi berharga dan memiliki rasa yang lezat. Antioksidan kuatnya, seperti likopen, dapat mengurangi risiko berbagai penyakit terutama penyakit yang cenderung muncul seiring bertambahnya usia, seperti penyakit jantung dan kanker.

Buah ini juga dapat melindungi dari tanda-tanda penuaan yang terlihat, membantu kulit Anda tetap halus dan awet muda. 

Cobalah menambahkan Buah Pepaya yang sehat dan lezat ini ke dalam diet Anda hari ini atau hanya sebagai cemilan harian saja.

Manfaat Buah Pepaya

1. Memiliki Efek Antioksidan yang Kuat

Radikal bebas adalah molekul reaktif yang dihasilkan selama metabolisme tubuh. Radikal bebas dapat memicu stres oksidatif, yang dapat menyebabkan penyakit.

Antioksidan, termasuk karotenoid yang ditemukan dalam Pepaya, dapat menetralkan radikal bebas.

Studi menunjukkan bahwa Pepaya fermentasi dapat mengurangi stres oksidatif pada orang dewasa lanjut usia dan orang dengan pradiabetes, hipotiroidisme ringan, dan penyakit hati.

Dalam sebuah penelitian, penderita Alzheimer yang diberi ekstrak Pepaya fermentasi selama 6 bulan mengalami penurunan 40% pada biomarker yang menunjukkan kerusakan oksidatif pada DNA dan juga terkait dengan penuaan dan kanker.

Kandungan antioksidan yang tinggi pada Pepaya, termasuk likopen, quercetin, papain, dan kaempferol, mengurangi stres oksidatif.

2. Memiliki Sifat Antikanker

Penelitian menunjukkan bahwa likopen dalam Pepaya mungkin memiliki sifat antikanker, menurut studi tabung reaksi dan hewan.

Meskipun belum ada penelitian yang menunjukkan bahwa Pepaya atau ekstrak Pepaya melindungi terhadap kanker pada manusia, beberapa orang mengonsumsi Pepaya saat menjalani pengobatan kanker.

Pepaya mungkin bermanfaat dengan mengurangi radikal bebas yang berkontribusi terhadap kanker. 

3. Dapat Memperbaiki Pencernaan

Enzim papain dalam Pepaya dapat membuat protein lebih mudah dicerna. Masyarakat di daerah tropis menganggap Pepaya sebagai obat untuk sembelit dan gejala lain dari sindrom iritasi usus (IBS).

Di salah satu yang lebih tua studi dari tahun 2013, orang-orang yang mengonsumsi formula berbahan dasar Pepaya selama 40 hari mengalami peningkatan yang signifikan dalam mengatasi sembelit dan kembung.

Biji, daun, dan akarnya juga telah digunakan untuk mengobati tukak lambung dan kondisi lainnya pada hewan dan manusia, tetapi penelitian berkualitas tinggi lebih lanjut masih dibutuhkan.

4. Melindungi dari Kerusakan Kulit

Selain menjaga Kesehatan tubuh, Pepaya juga dapat mendukung Kesehatan kulit. Stres oksidatif diyakini sebagian bertanggung jawab atas banyaknya kerutan, kulit kendur, dan kerusakan kulit lainnya yang terjadi seiring bertambahnya usia.

Vitamin C dan likopen kandungan dalam Pepaya dapat melindungi kulit Anda dan membantu mengurangi tanda-tanda penuaan.

Dalam sebuah studi tahun 2013, wanita pascamenopause yang mengonsumsi campuran likopen, vitamin C, dan antioksi dan lainnya selama 14 minggu mengalami pengurangan kedalaman kerutan wajah yang terlihat dan terukur. 

Karena studi yang meneliti efek Pepaya secara khusus pada penuaan kulit masih kurang, penelitian lebih lanjut diperlukan mengenai efek Pepaya pada kulit.***


Editor : Irma Nurfajri