70 Dugaan Pelanggaran Ditangani Bawaslu Jabar Selama Sebulan Masa Tahapan Kampanye Pilgub Jabar 2024

Total sebanyak 70 dugaan pelanggaran telah ditangani Bawaslu Jabar selama sebulan masa tahapan kampanye Pilgub Jabar 2024.

70 Dugaan Pelanggaran Ditangani Bawaslu Jabar Selama Sebulan Masa Tahapan Kampanye Pilgub Jabar 2024
Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Jabar Syaiful Bachri menuturkan, 70 dugaan pelanggaran dalam masa kampanye Pilgub Jabar 2024 itu terjadi sejak 25 September hingga 20 Oktober 2024. (ilustrasi/net)

INILAHKORAN, Bandung - Total sebanyak 70 dugaan pelanggaran telah ditangani Bawaslu Jabar selama sebulan masa tahapan kampanye Pilgub Jabar 2024.

Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Jabar Syaiful Bachri menuturkan, 70 dugaan pelanggaran dalam masa kampanye Pilgub Jabar 2024 itu terjadi sejak 25 September hingga 20 Oktober 2024.

Ribciannya, 47 dan 70 dugaan pelanggaran itu diakui Syaiful telah diregister. Sedangkan, 18 dugaan tidak memenuhi syarat dan lima dugaan masih dalam proses kajian awal Bawaslu Jabar.

"Dari 47 dugaan pelanggaran yang diregister dan telah selesai penanganannya. 14 dugaan pelanggaran yang ditindaklanjuti, dua diantaranya sudah dilanjutkan dalam proses penyidikan polisi. 33 dugaan bukan pelanggaran Pemilu," ujar Syaiful dalam keterangan resmi Bawaslu Jabar, Selasa 22 Oktober 2024.

14 dugaan yang ditindaklanjuti itu sambung dia, dua merupakan dugaan pelanggaran netralitas ASN yang terjadi di Kabupaten Cianjur dan Kota Tasikmalaya.

Kemudian lima dugaan pelanggaran netralitas kepala desa di Kabupaten Ciamis tiga kasus, Kabupaten Indramayu satu kasus dan Kabupaten Kuningan.

"Politik uang di Kabupaten Pangandaran satu dugaan, kampanye menggunakan fasilitas negara dua dugaan di Indramayu dan Kuningan," ucapnya.

Lalu dugaan pelanggaran penyelenggara Pemilu di Indramayu dan Cianjur, kampanye di luar jadwal satu dugaan di Kuningan serta pejabat daerah melakukan kampanye tidak dalam cuti luar tanggungan negara (CLTN) satu kasus di Kota Depok.

"Dari 70 dugaan itu, 53 merupakan laporan masyarakat dan 17 berasal temuan Bawaslu," sambungnya.

Sementara jumlah kampanye di Pilkada serentak 2024 Jawa Barat, telah terlaksana sebanyak 102.624 kegiatan.

"9.297 kegiatan untuk Pilgub dan 93.327 kegiatan kampanya pemilihan bupati dan wakil bupati serta pemilihan walikota dan wakil walikota," terangnya.


Editor : Doni Ramdhani