855 Napi Lapas Karawang Terima Remisi Idulfitri, 3 di Antaranya Langsung Bebas

Sebanyak 855 warga binaan Lapas Karawang mendapat remisi Idulfitri 1447 H, tiga di antaranya langsung bebas setelah masa hukuman berkurang.

855 Napi Lapas Karawang Terima Remisi Idulfitri, 3 di Antaranya Langsung Bebas
Kepala Lapas Karawang, Christo Toar saat pemberian remisi kepada warga binaan atau narapidana. (ANTARA/HO-Lapas Karawang)

INILAHKORAN.ID - Momentum Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah membawa kabar baik bagi ratusan warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kabupaten Karawang. 

Sebanyak 855 narapidana memperoleh remisi khusus, dengan tiga di antaranya langsung menghirup udara bebas.

Kepala Lapas Karawang, Christo Toar menyampaikan, remisi yang diberikan pada perayaan lebaran tahun ini bervariasi, mulai dari pengurangan masa tahanan selama 15 hari hingga dua bulan.

Dari total penerima remisi tersebut, terdapat tiga warga binaan yang dinyatakan bebas karena masa hukumannya telah habis setelah mendapatkan pengurangan tersebut.

remisi khusus sendiri merupakan hak narapidana berupa pengurangan masa pidana yang diberikan saat hari besar keagamaan. 

Pemberian ini diberikan kepada mereka yang memenuhi syarat, seperti berperilaku baik dan telah menjalani hukuman minimal enam bulan.

Menurut Christo, kebijakan ini menjadi bentuk penghargaan dari negara kepada warga binaan yang menunjukkan perubahan positif selama menjalani masa pembinaan di dalam lapas.

remisi ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh warga binaan untuk terus memperbaiki diri, menaati aturan, dan mempersiapkan diri kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik," katanya, seperti dikutip dari ANTARA, Senin (23/3/2026).

Salah satu penerima remisi, Ramadan, mengaku bersyukur atas pengurangan masa hukuman yang dia terima selama satu bulan. Dia pun menjadi salah satu warga binaan yang langsung bebas bertepatan dengan hari raya.

"Saya sangat bersyukur bisa mendapatkan remisi dan langsung bebas di hari lebaran," katanya.

Pemberian remisi khusus Idulfitri ini diharapkan tidak hanya menjadi kebahagiaan sesaat, tetapi juga menjadi dorongan bagi para warga binaan untuk terus mengikuti pembinaan dengan baik dan menyiapkan kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke masyarakat. ***


Editor : Gin gin T Ginulur