Zakat Fitrah di Kabupaten Bandung Tembus Rp90 Miliar, Bupati: Penyempurna Ibadah

Zakat fitrah di Kabupaten Bandung yang mencapai Rp90 miliar menjadi sorotan dalam Halal Bihalal Pemkab Bandung 1447 H.

Zakat Fitrah di Kabupaten Bandung Tembus Rp90 Miliar, Bupati: Penyempurna Ibadah
Bupati Bandung Dadang Supriatna menyalami barisan ASN pada momen Halal Bihalal Pemkab Bandung, Rabu (25/3/2026). (InilahKoran/Dani R Nugraha)

INILAHKORAN.ID - Capaian zakat fitrah di Kabupaten Bandung menjadi sorotan dalam momentum Halal Bihalal 1447 Hijriah yang digelar Pemkab Bandung di Dome Balerame, Soreang, Rabu (25/3/2026).

Dalam kegiatan yang dihadiri Bupati Bandung, Wakil Bupati, pimpinan DPRD, serta seluruh ASN tersebut, terungkap pengumpulan zakat fitrah melalui Baznas Kabupaten Bandung mencapai sekitar Rp90 miliar. 

Bupati Bandung Dadang Supriatna menyampaikan rasa syukur atas pelaksanaan ibadah Ramadan yang telah dilalui selama 30 hari, termasuk capaian zakat fitrah yang dinilai menjadi penyempurna ibadah.

“Alhamdulillah kita telah melaksanakan ibadah puasa selama 30 hari, disertai ibadah lainnya seperti salat tarawih dan zakat fitrah. Ini menjadi kebahagiaan tersendiri karena kesempurnaan ibadah puasa kita diakhiri dengan menunaikan zakat fitrah,” katanya.

Selain menyoroti zakat fitrah, suasana Halal Bihalal berlangsung hangat dengan tradisi mushafahah. Dadang bersama para pejabat berjalan menyusuri barisan ASN untuk bersalam-salaman, sebagai simbol kerendahan hati dan upaya mempererat silaturahmi.

Lebih lanjut Dadang juga menekankan pentingnya memperkuat hubungan antarsesama atau hablumminannas dengan saling memaafkan.

“Saya atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Bandung menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin. Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, taqabbalallahu minna wa minkum. Minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin,” ujarnya.

Dia juga mengajak seluruh ASN menjadikan nilai-nilai Ramadan, termasuk semangat berbagi melalui zakat, sebagai landasan dalam meningkatkan kinerja dan pelayanan publik.

“Momentum Idulfitri ini harus menjadi penguat untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan, serta diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan pengabdian kepada bangsa dan negara,” katanya.

Menurutnya, konsep Halal Bihalal tahun ini dibuat lebih sederhana dengan menitikberatkan pada mushafahah secara langsung agar makna silaturahmi lebih terasa.

“Bersalaman memiliki makna yang luar biasa, menumbuhkan hati yang ikhlas dan menghilangkan dendam. Dengan itu, Insya Allah ibadah kita menjadi lebih sempurna,” katanya. ***


Editor : Gin gin T Ginulur