Aa Gym: Jangan Merasa Diri Hebat Ketika Menerima Pujian

Aa Gym meminta umat islam jangan terlalu terlena dan merasa diri menjadi hebat dengan adanya pujian dari orang lain

Aa Gym: Jangan Merasa Diri Hebat Ketika Menerima Pujian
KH Abdullah Gymnastiar (Aa Gym). (Istimewa)

INILAHKORAN, Bandung - KH Adullah Gymnastia atau Aa Gym mengatakan pujian adalah menyatakan sesuatu yang positif tentang seseorang, dengan tulus dan sejujurnya.

Selain itu, Aa Gym juga menyebtu pujian sesuatu ucapan yang membuat orang yang mendengarnya merasa tersanjung, sehingga dapat juga memberikan motivasi kepada orang yang dipujinya.

Memang terkadang mengasyikkan bagi sebagian orang, namun menurut Aa Gym ternyata pada hakikatnya pujian adalah melenakan bagi sebagian orang.

Melihat hal tersebut, dikutip dari akun Instagram Abdullah Gymnastiar atau yang biasa disapa Aa Gym, bahwa jangan merasa diri hebat ketika dipuji dan janganlah merasa tinggi ketika orang-orang menghormati.

Karena sungguh semua itu dapat terjadi bukan karena diri sendiri hebat dan pantas untuk dipuji. Semua itu dapat terjadi karena Alloh Ta'ala menutupi aib-aib.

Baca Juga: Robert Alberts Kaget Penampilan Persiraja Sempat Sulitkan Persib Bandung

"Dan jika Alloh Ta'ala membuka aib kita, pastilah orang-orang akan menjauhi dan meremehkan kita. Segala kesempurnaan puja dan puji, mutlak, total, utuh hanya milik Allah SWT. Kalaupun kita di puji, pasti pujian itu karena Allah yang menitpkan sesuatu kepada kita dan pasti kita dipuji karena Allah menutupi aib, dosa kejelekan dan kekurangan kita, semoga kita tidak terpedaya pujian, melainkan kita bersykur kepada Allah yang memberikan karunia kepada kita," papar Aa Gym, dalam akun Instagram-nya, Minggu 6 Maret 2022.

Kata Aa Gym, mulailah untuk bersifat tawadhu ketika orang-orang memuji, menghormati, dan memberlakukan dengan baik.

"Karena satu-satunya yang pantas mendapat pujian, penghormatan, dan pemberlakuan baik adalah Alloh Subhanahu Wa Ta'ala," imbuhnya. *** (Okky Adiana)

 

 


Editor : inilahkoran