Abdul Aziz tak Sabar Bermain di Jalak Harupat

Gelandang Persib Bandung, Abdul Aziz Lutfi Akbar mengaku sudah tak sabar menghadapi PSIS Semarang, Rabu (6/11/2019). Pasalnya laga tersebut digelar di Stadion si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung.

Abdul Aziz tak Sabar Bermain di Jalak Harupat
istimewa

INILAH, Bandung - Gelandang Persib Bandung, Abdul Aziz Lutfi Akbar mengaku sudah tak sabar menghadapi PSIS Semarang, Rabu (6/11/2019). Pasalnya laga tersebut digelar di Stadion si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung.

 

Menurutnya sudah cukup lama timnya tidak bermain di Stadion milik Pemerintah Kabupaten Bandung itu. Terakhir saat menjamu Semen Padang, 18 September lalu. 

 

Setelah itu, Persib harus menjalani laga kandangnya di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, masing-masing saat melawan Persebaya Surabaya dan Persija Jakarta karena situasi Bandung yang dinilai tidak kondusif. 

 

Kini, Persib bisa menggunakan kembali Stadion si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung karena kondisi Bandung yang sudah kondusif. 

 

"Sudah lama juga tidak didukung full oleh Bobotoh. Kangen juga," ungkap Aziz.

 

Namun, pemilik nomor punggung 8 ini menyadari tidak mudah mengalahkan PSIS. Terlebih tim berjulukan Laskar Mahesa Jenar itu sudah mendatangkan penyerang anyar berdarah Palestina-Chile, Jonathan Cantillana.

 

"PSIS tidak banyak berubah, cuma mungkin strikernya saja. Semua pemain diwaspadai, tapi ini striker baru mereka juga harus diwaspadai karena bagus," katanya. 

 

Aziz berharap rekan-rekan setimnya bisa mengatasinya. Paling tidak mempertahankan tren positif belum terkalahkan yang telah ditorehkan dalam empat pertandingan sebelumnya.

 

"Sekarang bagaimana kita lanjutkan trend positif. Ada tiga pertandingan kandang, harus bisa sapu bersih kemenangan. Kalau bisa raih sembilan poin agar bisa terus naik peringkat. Jadi harus bisa dimaksimalkan," tegasnya. 

 

Menurut jadwal, setelah laga melawan PSIS Semarang, Persib akan melakoni laga kandangnya selanjutnya melawan Arema FC (12/11/2019) dan Barito Putera (24/11/2019).(Muhammad Ginanjar)


Editor : JakaPermana