Acara Berita 'Newsroom' JTBC Diserang Netizen dan ARMY Karena Unggah CCTV Palsu Mengenai Suga BTS

Netizen dan ARMY kini menyerang acaraberita 'Newsroom' JTBC setelah mengunggah video CCTV palsu terkait Suga BTS berkendara saat mabuk.

Acara Berita 'Newsroom' JTBC Diserang Netizen dan ARMY Karena Unggah CCTV Palsu Mengenai Suga BTS
Newsroom JTBC diserang netizen dan ARMY setelah unggah CCTV palsu Suga BTS.

INILAHKORAN, Bandung - Minggu lalu, Suga BTS menghebohkan publik saat dikabarkan dia diperiksa polisi karena Mengendarai Skuter listrik dalam keadaan Mabuk.

Kemudian pada 7 Agustus 2024, acara berita 'Newsroom' JTBC menayangkan laporan eksklusif yang mengklaim bahwa Suga BTS tertangkap oleh polisi saat Mengendarai Skuter listrik di bawah pengaruh alkohol. 

Siaran tersebut menyertakan rekaman CCTV yang memperlihatkan seseorang yang mirip Suga BTS Mengendarai alat bantu mobilitas pribadi di jalan di Yongsan-gu, Seoul. 

Namun, belakangan terungkap bahwa orang dalam video itu bukanlah Suga BTS dan itu merupakan CCTV Palsu.

Orang dalam rekaman itu dilaporkan Mengemudi ke arah yang berbeda dari tempat Suga BTS menuju tepatnya ke kediamannya di Nine One Hannam.

Seiring dengan berkembangnya kontroversi, JTBC menghapus atau menjadikan semua video terkait dari saluran resmi mereka, termasuk YouTube, sebagai video privat.

Rekaman CCTV yang kontroversial tersebut juga diganti dengan gambar lain dalam video tayangan ulang yang tersedia di situs web 'Newsroom'.

Meskipun video tersebut telah dihapus, para penggemar menyampaikan reaksi keras.

Ada tuntutan agar 'Newsroom' meminta maaf karena secara keliru menyiarkan rekaman CCTV orang lain selain Suga BTS.

Sebagai tanggapan, JTBC memberi tahu OSEN bahwa mereka "saat ini sedang meninjau" situasi tersebut.

Sementara itu, dilaporkan bahwa pada malam tanggal 6 Agustus 2024, Suga BTS sedang dalam perjalanan pulang ke rumah sambil Mengendarai alat bantu mobilitas pribadi Skuter listrik di bawah pengaruh alkohol ketika dia terjatuh. 

Setelah diserahkan ke polisi, tes breathalyzer menunjukkan kadar alkohol dalam darahnya di atas 0,08%, ambang batas untuk pembatalan SIM.

Suga BTS kemudian mengeluarkan permintaan maaf, dengan menyatakan, “Saya sangat menyesal mengecewakan semua orang. Meskipun tidak ada kerusakan atau pihak yang terluka, insiden ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab saya, dan saya dengan tulus meminta maaf kepada semua orang.”***


Editor : Irma Nurfajri