Acara Ulang Tahun BLACKPINK di Museum Nasional Korea kini Harus Hadapi Penyelidikan?
Kini acara ulang tahun BLACKPINK yang digelar di Museum Nasional K9rea pada 8 Agustus, harus hadapi penyelidikan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - acara ulang tahun ke-10 BLACKPINK terus menimbulkan kontroversi baru setiap harinya.
Kini acara temu penggemar (meet-and-greet) peringatan 10 tahun debut BLACKPINK yang diadakan terburu-buru pada Sabtu, 8 Agustus 2026, telah diajukan untuk penyelidikan.
Pengajuan penyelidikan ini muncul setelah menerima keluhan bahwa Museum Nasional Korea, sebuah ruang publik, dibatasi karena acara lain diubah untuk mengakomodasi acara mereka.
Kantor Audit Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata menunjuk seorang petugas audit untuk menyelidiki kontroversi terkait persetujuan acara temu penggemar BLACKPINK di Museum.
Mereka berencana memproses petisi masyarakat yang meminta audit paling lambat tanggal 19 Agustus 2026.
Inti dari kontroversi ini terletak pada proses pengambilan keputusan acara tersebut dan dampaknya terhadap operasional Museum.
Bahkan hingga tanggal 7 Agustus, satu hari sebelum acara, lokasi spesifik di dalam Museum belum ditentukan.
Namun, pada hari acara tersebut, akses masuk ke beberapa pameran dibatasi, dan jadwal lokakarya yang ada diubah, sehingga menimbulkan ketidaknyamanan bagi masyarakat.
Proses audit akan meninjau waktu konsultasi awal untuk acara tersebut, tanggal persetujuan, dan tanggal penetapan tempat acara yang sebenarnya, yang mungkin akan diverifikasi.
Kantor Audit akan menentukan perlunya audit selama tahap pemrosesan. Sementara itu, warganet tidak mengerti mengapa mereka harus memilih ruang publik untuk acara idola
“Apakah mereka mencoba menyewa tempat di Museum agar acara tersebut tidak terlihat terburu-buru? Kita semua bisa tahu itu terburu-buru, seharusnya mereka melakukannya di gedung YG saja…”
“Aneh rasanya mereka mengizinkan acara yang terburu-buru itu diadakan di ruang publik yang dipenuhi dengan harta nasional…”
“Mengapa mereka pergi ke Museum Nasional Korea? Apakah mereka mengatakan tidak akan melakukannya jika Museum itu tidak setingkat itu?”
“Entah itu orang yang meminta untuk melakukannya di sana atau orang yang mengizinkannya, keduanya tidak berpikir jernih.”
“Sejak awal saya tidak mengerti mengapa mereka mengizinkan acara temu penggemar idola diadakan di sana.”***
Editor : Irma Nurfajri


