Ada Aksi Unjuk Rasa Demo Di Lahan SMAK Dago

Ratusan massa dari pihak SMAK Dago melakukan aksi unjuk rasa di depan bekas bangunan SMAK Dago, di Jalan Ir Juanda, Kota Bandung, Kamis (8/8/2024).

Ada Aksi Unjuk Rasa Demo Di Lahan SMAK Dago
Adapun aksi unjuk rasa sejumlah massa tersebut, meminta pihak yang menduduki lahan bekas SMAK Dago itu meninggalkan lahan tersebut sesuai hasil putusan pengadilan. Mereka beralasan, pengurus yayasan SMAK Dago telah menang di tingkat pengadilan. (net)

INILAHKORAN, Bandung - Ratusan massa dari pihak SMAK Dago melakukan aksi unjuk rasa di depan bekas bangunan SMAK Dago, di Jalan Ir Juanda, Kota Bandung, Kamis 8 Agustus 2024.

Adapun aksi unjuk rasa sejumlah massa tersebut, meminta pihak yang menduduki lahan bekas SMAK Dago itu meninggalkan lahan tersebut sesuai hasil putusan pengadilan. Mereka beralasan, pengurus yayasan SMAK Dago telah menang di tingkat pengadilan.

Peserta aksi unjuk rasa itu pun mendesak pihak yang kini menduduki lahan bekas SMAK Dago itu meninggalkan lahan tersebut sesuai hasil putusan pengadilan, karena dinilai sudah tidak ada kepentingan lagi.

"Kita adalah pihak yang diberikan hal untuk mengelola tanah negara ini. Kompensasi pada negara sudah beres dan lunas," ungkap Benny Wullur, kuasa hukum daripihak Yayasan SMAK Dago, saat ditemui di sela-sela aksi.

Benny menuturkan, PLK yang mengaku mendapat kuasa menguasai tanah tersebut, telah dikalahkan oleh pihak yayasan SMAK Dago. PLK terbukti saat ini tidak miliki legal standing atas kepemilikan lahan di SMAK Dago.

"Artinya, kalau PT Graha Multi Insani yang diduga mengaku-ngaku sudah beli dari PLK dari tahun 2015 itu hal yang tidak logis. Karena 2017, kita masih ada gugatan dari PLK ke yayasan (SMAK Dago)," katanya.

"Bagaimana mungkin pihak yang masih menggugat pihak yang belum memiliki bisa menjual kepada pihak lain. Artinya ada dugaan masih sengketa," sambung dia.

Untuk menghindari bentrokan antara organisasi masyarakat yang melakukan penjaga di lahan SMAK Dago, polisi pun melakukan penjagaan di lokasi aksi.

Pantauan wartawan, saat ini tengah dilakukan upaya mediasi dari pihak yayasan SMAK Dago dengan pihak yang tengah menduduki lahan SMAK Dago.  


Editor : Doni Ramdhani