Ada Persib Datang, Para Siswa Korban Banjir Cijambe Lupakan Kesedihan

 Ratusan siswa-siswi SD Negeri 106 Ajitunggal Cijambe, Kota Bandung tiba-tiba histeris. Sekolah mereka yang hancur akibat tanggul jebol, Senin (1/4/2019) lalu kedatangan tim Persib Bandung. 

Ada Persib Datang, Para Siswa Korban Banjir Cijambe Lupakan Kesedihan
Para siswa SDN 106 Ajitunggal berfoto bersama kiper Persib Bandung, Made Wirawan
INILAH, Bandung - Ratusan siswa-siswi SD Negeri 106 Ajitunggal Cijambe, Kota Bandung tiba-tiba histeris. Sekolah mereka yang hancur akibat tanggul jebol, Senin (1/4/2019) lalu kedatangan tim Persib Bandung. 
 
Mereka pun sontak kegirangan dan saling memburu tandatangan. Terlebih yang datang menjadi perwakilan Persib Bandung adalah I Made Wirawan, Supardi Nasir dan Febri Hariyadi. 
 
Dalam kesempatan itu, turut hadir Manajer Persib, Umuh Muchtar dan Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Kuswara S Taryono. 
 
Umuh mengaku sengaja mendatangani SDN 106 Cijambe ini karena ingin membangkitkan kembali semangat para siswa dan siswi untuk belajar. Seperti diketahui, bangunan sekolah rusak parah akibat terjangan air dari tanggul yang jebol tepat di belakang sekolah. 
 
"Saya pribadi merasa prihatin, ini sudah berapa lama sekolah sudah lama seperti ini. saya bersama Pak Kuswara sama pemain Persib, Pengurus PT PBB terenyuh dan saya prihatin sekali dengan kejadian ini. Ini bukan musibah kecil, terenyuh, Insya allah secara pribadi saya akan sumbangkan, tanggul yang jebol akan segera saya kerjakan," ungkap Umuh di sela-sela kunjungan, Selasa (9/4/2019). 
 
Rencananya, kata Umuh, tanggul yang jebol ini akan mulai diperbaiki pada pekan ini agar para siswa dan siswi SDN 106 Cijambe bisa belajar dengan nyaman. 
 
"Saya yakin Pak Glen (Dirut PT PBB) juga akan bantu. Untuk sementara ini bantuan dari saya dulu. Memperbaiki yang rusak, bangku, meja nanti di cat lagi agar anak-anak bisa jadi nyaman lagi di sekolah," katanya.
 
Umuh berharap dengan kedatangannya beserta beberapa perwakilan pemain bisa meningkatkan keinginan siswa siswi SDN 106 Cijambe untuk kembali bersekolah.
 
"Saya mengharapkan anak-anak ini begitu semangat, begitu ceria, anak anak sehat. Ini yang saya kepikiran, ini anak lagi sekolah ada bencana ini ya pada nangis. Gimana siapa yang tanggung jawab. siapa yang memperbaiki. Bukan karena saya manajer Persib, bukan karena saya Umuh Muchtar, tidak. Ini karena Allah. Maka saya keluarkan apa yang dibutuhkan. Karena ini jadi manfaat untuk sekolah. Sehingga sekolah bisa lebih ceria lagi bisa sekolah lagi," tegasnya. 
 
Senada diungkapkan Supardi Nasir. Ia berharap para siswa-siswi ini tidak berputus asa dalam menghadapi musibah. Sebaliknya kuat dan bangkit menghadapi musibah yang telah terjadi.
 
"Sedih ya pasti kita sedih tapi jangan berlarut dalam kesedihan itu, tetap semangat menjalani hidup, perbanyak doa, dekatkan diri sama Allah. Jadikan intropeksi diri saja, kenapa sekolah kita yang kena, tetapi semua kehendak Allah datangnya dari Allah kita tidak bisa apa-apa. Kita hanya bisa ikhtiar untuk bagaiamana selanjutnya membangun sekolah," kata Supardi.
 
Kepala Sekolah SDN 106 Cijambe, Dwi Windiarti ucapkan terimakasih kepada Persib yang sudah datang memberikan motivasi kepada para muridnya hingga memberikan bantuan untuk sekolahnha. 
 
"Sekolah tidak bisa mengucapkan kata-kata. Ini adalah utusan Allah, utusan Allah yang dikirim ke SD ini. Karena janji pemerintah untuk memperbaiki saat ini belum terlaksana. Apalagi saat ini mau ujian. Tapi kami tetap upayakan walaupun keadaan seperti ini anak-anak harus terus maju," pungkas Dwi.( 
 


Editor : inilahkoran