Ade Yasin Minta Satpol PP Dievaluasi

Saat inspeksi mendadak, Bupati Bogor Ade Yasin meminta kinerja Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dievaluasi. Untuk itu, Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) diharapkan mampu melakukan hal itu.

Ade Yasin Minta Satpol PP Dievaluasi
Foto: Reza Zurifwan

INILAH, Bogor - Saat inspeksi mendadak, Bupati Bogor Ade Yasin meminta kinerja Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dievaluasi. Untuk itu, Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) diharapkan mampu melakukan hal itu.

Pasalnya, saat sidak ke Mako Satpol PP di Cibinong dia menemukan barang bukti sitaan berupa botol minuman keras (miras) kosong.

"Saya minta sebagai penegak peraturan daerah (Perda) Satpol PP harusnya menjaga ketertiban dan bukan sebaliknya seperti adanya botol miras yang kosong hingga sampah yang berserakan, Satpol PP  harus dievaluasi atau perbaikan," kata Ade, Senin (10/6/2019).

Guna menjamin kesiapan petugas Satpol PP dalam penegakan Perda itu dia pun meminta Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bogor melakukan tes urine. Pengujian tersebut dilakukan mulai dari anggota hingga pimpinan Satpol PP.

"Saya minta mereka ditest urine agar kita bener-bener tau bahwa mereka bersih dari narkoba, tes urine ini langkah penting kita demi menjaga kewibawaan Satpol PP," tambahnya.

Ade menjelaskan, jika usai tes urine ada petugas Satpol PP yang terbukti menyalahgunakan narkotika maka jajarannya akan memberikan tindakan tegas.

"Apabila ada yang terbukti menyalahgunakan narkotika maka kita akan berikan sanksi teguran lisan, tertulis hingga pemecatan apabila alasannya tepat sesuai undang-undang kepegawaian," jelasnya. 

Ade Yasin melanjutkan, tes urine yang dilakukan BNN Kabupaten Bogor itu dilakukan secara mendadak dan rahasia.

"Tes urine ini akan kami lakukan secara rutin namun bersifat mendadak dan rahasia agar tidak ada kebocoran informasi," lanjut Ade. (Reza Zurifwan)


Editor : Doni Ramdhani