Adhitia Yudhistira Fokus Jajaki Koalisi dengan Parpol Lain Jelang Pilwalkot CImahi 2024
Dinamika perhelatan kontestasi Pilwalkot Cimahi 2024 kembali melandai. Sejumlah bakal calon masih fokus melakukan penjajakan koalisi. Salah satunya dilakoni Adhitia Yudhistira.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Dinamika perhelatan kontestasi Pilwalkot CImahi 2024 kembali melandai. Sejumlah bakal calon masih fokus melakukan penjajakan koalisi. Salah satunya dilakoni Adhitia Yudhistira.
Bacalon Wali Kota Cimahi muda Adhitia Yudhistira sejauh ini masih intens berkomunikasi untuk membentuk koalisi dengan sejumlah parpol untuk ikut kontestasi Pilwakot Cimahi 2024.
"Pada prinsipnya kita menunggu sampai dengan SK paslon Pilwalkot CImahi 2024 untuk B1KWK penugasan dari partai itu, pertama untuk membangun koalisi agar kuorum 20 persen suara parlemen," kata Adhitia Yudhistira, Minggu 28 Juli 2024.
Selain itu, Adhitia juga tengah fokus bekerja elektoral untuk menyelesaikan tantangan Partai Gerindra sebagai bahtera politiknya hingga menit terakhir.
"Saya harus membuktikan ada kerja elektoral, khususnya untuk Partai Gerindra. Termasuk membangun koalisi dengan parpol-parpol lain. Itu saja sebenarnya lebih kepada hal-hal tersebut," ujarnya.
Pada prinsipnya, kata Adhitia, semua hal itu memiliki mekanisme yang berbeda- beda dengan sistem yang sama dimana diakhir bahwa surat keputusan itu langsung pasangan calon atau dua nama.
Sehingga, masih ada waktu yang sangat dinamis ini untuk berkomunikasi dengan lintas parpol dan lintas tokoh atau lintas kandidat yang potensial bisa dijadikan pasangan.
"Sejauh ini hampir semua sudah berkomunikasi dan bersilaturahmi, tapi yang sudah positif sudah ada 12 kursi dari Gerindra 5 kursi, PKB 4 kursi, PAN 2 kursi dan PPP 1 kursi juga ada beberapa partai non parlemen yang alhamdulillah berkomunikasi serius," tuturnya.
Adhitia tak memungkiri, dirinya masih terbuka dengan siapapun yang ingin menjadi pasangannya di Pilkada serentak 2024 Kota Cimahi.
"Untuk pasangan tentu masih sangat terbuka dengan siapapun kita akan berpasangan," ujarnya.
"Saya rasa semua orang yang baik dan berkapasitas dan mempunyai nilai-nilai elektoral yang bagus juga, baik itu pak Ngatiyana, pak Dikdik, pak Bagja dan pak Azul semua memiliki nilai-nilai yang positif apabila dipasangkan dengan saya," sambungnya.
Kendati begitu, segala keputusan dikembalikan secara komunikasi politik kepada Partai Gerindra maupun parpol koalisi yang mengusung dirinya untuk memutuskan siapa yang cocok dan pas dipasangkan dengan dirinya nanti.
"Termasuk juga posisi apakah nomor 1 atau nomor 2. Jadi masih menunggu masih sangat dinamis, begitu pula di kota/kabupaten yang lain, termasuk provinsi juga masih sangat dinamis," ujarnya.
Adhitia menyebut, masih sangat banyak waktu untuk terus menjalin komunikasi politik dan nanti diserahkan kepada parpol yang mengusung akan berkomunikasi dengan semua pihak.
"Di sisa waktu ini saya akan terus memanfaatkan kerja elektoral, sosialisasi, blusukan, lalu sosialisasi dengan tokoh, warga masyarakat di seluruh titik yang ada di Kota Cimahi," ucapnya.
"Jadi itu dulu yang akan fokus saya kerjakan, satu sisi lain partai Gerindra dan partai-partai lain yang mengusung saya juga akan melakukan pemanasan mesin-mesin partai masing-masing. Termasuk komunikasi politik dengan beberapa tokoh figur dan parpol lain," tambahnya.
Editor : Doni Ramdhani
