AHM Bangun Rumah Semai Bibit Mangrove di Pesisir Karawang

PT Astra Honda Motor (AHM) memperkuat komitmennya di bidang lingkungan dengan membangun rumah bibit mangrove di Kawasan Ekowisata Mangrove Tambaksari, Karawang.

AHM Bangun Rumah Semai Bibit Mangrove di Pesisir Karawang
General Manager Corporate Communication AHM Ahmad Muhibbuddin mengatakan, program itu diharapkan dapat mengakselerasi pengembangan Tambaksari sebagai destinasi wisata berbasis konservasi yang memberikan manfaat bagi lingkungan sekaligus perekonomian masyarakat. (istimewa)

INILAHKORAN.ID - PT Astra Honda Motor (AHM) memperkuat komitmennya di bidang lingkungan dengan membangun rumah bibit mangrove sekaligus menanam 15.000 bibit mangrove di Kawasan Ekowisata mangrove Tambaksari, Karawang

General Manager Corporate Communication AHM Ahmad Muhibbuddin mengatakan, program itu diharapkan dapat mengakselerasi pengembangan Tambaksari sebagai destinasi wisata berbasis konservasi yang memberikan manfaat bagi lingkungan sekaligus perekonomian masyarakat.

Menurutnya, kelestarian lingkungan dan kemajuan masyarakat merupakan dua hal yang saling berkaitan. Kawasan konservasi yang terjaga dapat berkembang menjadi destinasi wisata yang memberikan manfaat ekonomi secara berkelanjutan.

"Kawasan wisata yang lestari tidak hanya menghadirkan keindahan alam, tetapi juga mampu menciptakan manfaat bagi masyarakat yang tinggal di sekitarnya. Karena itu, kami tidak hanya melanjutkan rehabilitasi mangrove, tetapi juga memperkuat pengembangan kawasan melalui sarana konservasi dan edukasi," kata Muhibbudin dalam keterangan resmi yang diterima INILAHKORAN.ID, Senin (27/7/2026). 

Program itu merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan AHM dalam menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan di bidang lingkungan. Sejak 2012, AHM secara konsisten melaksanakan berbagai program konservasi dan penghijauan di berbagai wilayah Indonesia sebagai upaya menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mendukung pencapaian sustainable development goals (SDGs).

Tidak hanya menghadirkan benteng alami untuk memperkuat ketahanan kawasan pesisir terhadap perubahan iklim, AHM menanam 15.000 bibit mangrove yang terdiri atas jenis bakau (Rhizophora sp.) dan api-api (Avicennia sp.) pada Rabu (22/7/2026) lalu. 

AHM juga mengembangkan Ekowisata mangrove Tambaksari melalui pembangunan gerbang landmark kawasan dan papan edukasi mangrove. Upaya ini diharapkan dapat memperkuat identitas kawasan sebagai destinasi wisata berbasis konservasi, pusat pembibitan mangrove, sekaligus ruang belajar bagi masyarakat tentang pentingnya menjaga ekosistem pesisir. Dengan semakin berkembangnya kawasan ekowisata tersebut, manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh lingkungan yang tetap lestari, tetapi juga membuka peluang bagi tumbuhnya aktivitas ekonomi masyarakat melalui meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan. 

Kepala Desa Tambaksari Katam mengapresiasi komitmen AHM yang secara konsisten mendukung pengembangan kawasan mangrove di desanya. Menurutnya, keberadaan ekowisata mangrove telah memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekaligus membuka peluang peningkatan ekonomi masyarakat.

"Kehadiran perusahaan yang peduli terhadap lingkungan pesisir menjadi modal penting untuk memastikan kawasan ini tetap lestari sekaligus memberikan manfaat bagi lingkungan dan perekonomian masyarakat. Kami berharap Ekowisata mangrove Tambaksari dapat terus tumbuh sebagai kawasan konservasi yang membanggakan," jelas Katam.

Program tersebut merupakan kelanjutan dari rehabilitasi mangrove yang telah dimulai sejak tahun lalu. AHM melengkapi rantai konservasi mulai dari pembibitan, penanaman, pemeliharaan hingga pemberdayaan masyarakat. 

Hingga kini, sebanyak 21.400 pohon mangrove telah tumbuh menjadi benteng alami yang menjaga kelestarian ekosistem pesisir di Kawasan Ekowisata mangrove Tambaksari.


Editor : Doni Ramdhani