Akademi Persib Cimahi (APC) Kembali Ikuti Kejuaraan di Thailand
Akademi Persib Cimahi (APC) kembali ikuti kejuaraan di Thailand yang bertajuk CCFA International Football Tournament 2024. Pertandingan akan digelar di Jaifa Stadium Lopburi, pada 26-30 Januari 2024.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Akademi Persib Cimahi (APC) kembali ikuti kejuaraan di Thailand yang bertajuk CCFA International Football Tournament 2024. Pertandingan akan digelar di Jaifa Stadium Lopburi, pada 26-30 Januari 2024.
Manajer Akademi Persib Cimahi (APC), Firman Hadillah mengatakan ini bukan kali pertama timnya mengikuti kejuaraan di Thailand. Di tahun sebelumnya, kejuaraan serupa diikuti bahkan berhasil menjadi juara.
“kejuaraan sebelumnya itu untuk U-12. Dan yang sekarang kita mengirimkan tiga tim U-14, U-15 dan U-18. Kita dapat undangan langsung untuk bisa datang dan bermain lagi di event tersebut,” kata Firman, Kamis, 25 Januari 2024.
Ketiga tim dari kelompok umur ini, lanjutnya, dipastikan akan menghadapi para klub dari berbagai negara. Seperti halnya Thailand sebagai tuan rumah, Singapura, Laos, Malaysia, Taiwan dan Korea Selatan.
“Setiap kelompok umur ada 8 tim,” bebernya.
Meski demikian, Firman tidak memberikan target juara kepada ketiga tim yang dipersiapkannya tersebut. Sebaliknya, dia hanya ingin para pemainnya mendapatkan pengalaman selama menghadapi para tim dari berbagai negara tersebut.
“Seperti biasa kami tidak menargetkan juara, tapi minimal anak-anak memiliki pengalaman lebih dalam suatu event di luar negeri. Karena bisa sebagai bekal ke depannya mereka saat menjadi pemain profesional, gimana bisa belajar untuk bermain bertemu dengan lawan yang berbeda bahasa, komunikasinya gimana,” tuturnya.
Selain itu, Firman juga berharap mental para pemainnya semakin lebih terasah kembali. Sehingga hal itu akan mempengaruhi cara bermain para pemain itu sendiri di lapangan.
“Sebetulnya kalau berbicara pembinaan lebih ke pengalaman, supaya ke depannya mereka memiliki kenangan pernah bermain di luar negeri. Jadi anak-anak tersebut punya pengalaman ke Thailand tapi sebagai pemain bola. Dan diharapkan mereka juga mengenal budaya baru, belajar lah, kedisiplinan itu juga,” harapnya.(Muhammad Ginanjar)
Editor : Ahmad Sayuti

