Al-Ghifari Gandeng Widyatama Tingkatkan Publikasi di Scopus
Universitas Widyatama kembali memberikan solusi bagi perguruan tinggi di lingkup Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IV Jabar dan Banten.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bandung - Universitas Widyatama kembali memberikan solusi bagi perguruan tinggi di lingkup Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IV Jabar dan Banten. Kali ini untuk Universitas Al-Ghifari Kota Bandung yang disambangi untuk penandatanganan memorandum of understanding (MoU) pada Kamis (30/1/2020).
MoU ditandatangani langsung oleh Rektor Universitas Al Ghifari Dr. H. Didin Muhafidin dan Rektor Universitas Widyatama Prof. H. Obsatar Sinaga. Acara ini berlangsung di Kampus III Universitas Al Ghifari, Jalan AH Nasution 247.
Pembantu Rektor I Universitas Al-Ghifari, Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Achdijat mengatakan, Universitas Widyatama sudah tidak asing lagi bagi kampusnya. Karena sedari dulu sudah menjalin tali silaturahmi.
Terlebih kini untuk kepentingan akreditasi maupun reakreditasi Universitas Al -hifari yang penilaiannya menggunakan standar Permenristekdikti Nomor 9 Tahun 2018 (mengenai jurnal ilmiah), di mana hal tersebut memerlukan outcome.
“Kami mewujudkannya dalam bentuk penelitian, yaitu publikasi jurnal internasional terindeks Scopus. Apalagi untuk menaikkan peringkat Universitas Al-Ghifari,” kata Achdijat.
Rencananya, Universitas Al-Ghifari akan memberikan peluang kepada 30 dosennya. Masing-masing menulis satu jurnal internasional yang diterbitkan terindeks Scopus sesuai tugas para dosen dengan tridharma perguruan tinggi-nya.
Hal itu pun menjadi nilai penghitungan angka kredit jabatan akademik bagi dosen, termasuk dalam pengimplementasian kepada para mahasiswanya.
“Kami hari ini mengundang 30 dosen, diprioritaskan untuk menulis jurnal internasional terindeks Scopus. Namun, ada juga beberapa dosen di Al-Ghifari yang jurnalnya sudah terindeks Scopus. Dengan kegiatan ini berharap jurnal ilmiahnya bisa bertambah dan berkembang lagi,” imbuh Achdijat.
Pada kesempatan itu mereka mengikuti pelatihan. Materinya diberikan langsung oleh Prof. H. Obi, sapaan akrab Rektor Widyatama. Mengenai penulisan jurnal kolaborasi dosen di lingkungan Universitas Al-Ghifari.
Intinya, menurut Achdijat, pertemuan tersebut untuk menstimulus para dosennya agar giat dan semangat dalam menulis artikel penelitian jurnal internasional. Di tambah, untuk memberikan pencerahan serta mengatasi kesulitan menulis yang mereka hadapi dan solusi memublikasikannya.
Perlu diketahui Universitas Widyatama khususnya Prof. H. Obi memiliki garansi personal dalam memublikasikan jurnal internasional terindeks Scopus. Rektor muda yang berhasil membawa Widyatama masuk 100 besar terbaik perguruan tinggi di Indonesia itu pun, memiliki rekanan editor inchief di Eropa dan Amerika.
Prof. H. Obsatar Sinaga menambahkan bahwa pihaknya ingin menjadi solusi bagi banyak perguruan tinggi, termasuk dengan Universitas Al-Ghifari dalam memublikasikan jurnal internasional. Menurutnya menjadi narasumber pada pelatihan menulis jurnal internasional di Al-Ghifari, merupakan lanjutan dari kolaborasi kerja sama kedua kampus itu.
“Tujuan kami berkolaborasi dengan berbagai perguruan tinggi tetap sama, yaitu membantu menebar kebaikan. Di sini kami ingin membantu teman-teman dosen di Universitas Al-Ghifari. Terutama untuk meningkatkan kepangkatan fungsional melalui jurnal internasional,” katanya.
Universitas Widyatama sendiri di tahun 2020 ini, memiliki slot publikasi jurnal internasional sebanyak 12.000. Maka dari itu pihaknya ingin berbagi dan berkolaborasi dengan banyak perguruan tinggi termasuk dengan Universitas Al-Ghifari. (okky adiana)
Editor : suroprapanca

