Alokasi Pembangunan Gedung Baru DPRD KBB Dikhawatirkan Terkena Efisiensi Anggaran, Begini Penjelasan Ketua Komisi III
Langkah Presiden RI Prabowo Subianto yang tengah gencar melakukan efisiensi anggaran menuai kekhawatiran terganggunya alokasi anggaran lanjutan pembangunan gedung baru DPRD KBB di Jalan Raya Cisarua-Cijamil, Kecamatan Ngamprah.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Langkah Presiden RI Prabowo Subianto yang tengah gencar melakukan efisiensi anggaran menuai kekhawatiran terganggunya alokasi anggaran lanjutan pembangunan gedung baru DPRD KBB di Jalan Raya Cisarua-Cijamil, Kecamatan Ngamprah.
Seperti diketahui Pemda KBB mengalokasikan anggaran Rp10,5 miliar dari APBD KBB 2025 untuk membangun sarana pendukung. Yakni untuk membangun fasilitas parkir, taman dan pagar, pemasangan pipa PDAM air bersih, dan fasad atau arsitektur luar bangunan.
Namun, Presiden menerbitkan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi III DPRD KBB Pither Tjuandys menegaskan pihaknya sudah berkoordinasi dengan eksekutif dalam hal ini Pj Bupati Bandung Barat perihal efisiensi anggaran.
Kendati demikian, DPRD KBB belum mengetahui apa saja item-item yang bakal terkena efisiensi di KBB.
"Kami sudah meminta kepada pj bupati kalaupun efisiensi dilakukan jangan sampai mengganggu program penyelesaian gedung baru DPRD KBB yang sudah dialokasikan di tahun ini sebesar Rp10,5 miliar," kata Pither, Minggu 16 Februari 2025.
Tujuannya, sebut Pither, agar Sekretatiat Dewan dan 50 anggota DPRD KBB bisa segera berkantor di gedung yang sudah lama dibiarkan terbengkalai tersebut.
"Semangat saya dan Pj bupati adalah segera menyelesaikan gedung baru DPRD. Terakhir kami rapat dengan Dinas PUTR, saya tanyakan sekarang sedang realisasi anggaran untuk pemasangan instalasi air bersih di gedung baru," jelas politisi Partai Demokrat KBB ini.
Menurutnya, penyelesaian pembangunan gedung baru DPRD tidak bisa diefisiensikan lantaran hal itu sudah menjadi pekerjaan yang tertinggal sekian lama.
Dengan begitu, nantinya segera dipakai dewan dan semua agenda rapat dewan bisa digelar, tidak dilakukan lagi di hotel yang bisa menghemat anggaran.
"Jadi sebagai pimpinan komisi tiga, saya berharap Pj bupati sesuai kesepakatan harus merealisasikan anggaran Rp10,5 miliar untuk penyelesaian gedung dewan," tuturnya.
Dikatakan Pither, Komisi III DPRD KBB meminta dukungan Pj Bupati dalam menyelesaikan pembangunan gedung baru agar selesai secara keseluruhan.
"Targetnya lanjutan pembangunan gedung baru DPRD KBB bisa rampung pada Agustus 2025," katanya.
Sehingga pada bulan Agustus minimal para pegawai di Sekretariat DPRD KBB sudah bisa pindah secara bertahap. Berikutnya jika semua fasilitas telah dilengkapi maka anggota dewan juga menyusul berkantor di gedung baru.
"Targetnya di bulan Agustus 2025, sekretariat dewan sudah bisa pindah ke gedung baru. Kalau untuk semua anggota dewan targetnya paling lambat 2026 sudah bisa berkantor," paparnya.
Editor : Doni Ramdhani
