Anak 5 Tahun di Jabar Menderita Diabetes

Penderita diabetes di Jawa Barat, alami peningkatan. Data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Barat mengungkapkan terhitung pada tahun 2021, 2022 dan 2023 naik mencapai 38 persen.

Anak 5 Tahun di Jabar Menderita Diabetes
Kepala Dinkes Provinsi Jawa Barat Vini Adiani Dewi

INILAHKORAN, Bandung - Penderita diabetes di Jawa Barat, alami peningkatan. Data dari Dinas Kesehatan (dinkes) Provinsi Jawa Barat mengungkapkan terhitung pada tahun 2021, 2022 dan 2023 naik mencapai 38 persen.

"kenaikan penderita diabetes dari tahun 2021 sampai 2023 hampir naik 38 persen," ucap Kepala dinkes Provinsi Jawa Barat Vini Adiani Dewi di acara peringatan hari diabetes bersama RSUD Al Ihsan di Kota Bandung, Jumat 17 November 2023.

Pola hidup yang kurang baik, menjadi pemicu kenaikan angka penderita diabetes. Selain itu, masa pandemi Covid-19 yang membuat orang tidak banyak bergerak berpengaruh terhadap kenaikan kasus.

"Mungkin akibat pola hidup berubah, atau karena di masa pandemi kurang pergerakan sehingga pola makanan kegiatan menyebabkan salah satunya diabetes," kata dia.

Namun, ia tidak merinci secara detail angka kenaikan diabetes tiap tahun di Jawa Barat. Nina menyebut penyakit diabetes merupakan tujuh penyakit yang menyebabkan angka kematian tertinggi dan pembiayaan tinggi.

Dengan kenaikan angka penderita, pihaknya mengajak masyarakat peduli terhadap kesehatan diri. Beberapa pencegahan yang bisa dilakukan dengan mengecek kondisi kesehatan secara berkala minimal satu bulan sekali.

Selain itu, tidak merokok, minimal 30 menit per hari melakukan aktivitas lari atau jogging. Diet seimbang, istirahat cukup dan kelola stres.

Vini mengapresiasi RSUD Al Ihsan yang meluncurkan program sekolah diabetes untuk relawan. Sekolah diabetes yang berjumlah 10 kelas diperuntukan untuk para relawan yang peduli terhadap kondisi diabetes.

"Launching sekolah diabetes ini program unggulan yang diluncurkan RSUD Al Ihsan, dimana di dalam diabetes center di Al Ihsan membuat inovasi sekolah diabetes untuk mereka yang peduli diabetes," kata dia.
Direktur Umum RSUD Al Ihsan dr Dewi Basmala mengatakan pasien yang dirawat di rumah sakit Al Ihsan akibat diabetes mulai menyentuh usia produktif. Dengan kondisi tersebut, ia mengajak semua pihak untuk lebih peduli terhadap kondisi kesehatan.

"Trennya prihatin, usia produktif bahkan ada anak kecil di bawah 5 tahun kena. Kami aware banget melihat kondisi di lapangan kalau gak Indonesia sehat gimana," kata dia.  (Cesar Yudistira)


Editor : Ahmad Sayuti