Anak Harimau Benggala Lahir di Tengah Penutupan Bandung Zoo, Perawatan Tetap Terjamin

Bandung Zoo yang masih tertutup sejak Agustus 2025 tetap menjaga kesejahteraan satwanya, termasuk dua anak harimau benggala jantan berusia 78 hari yang baru lahir dari pasangan Jelita dan Shahrukh Khan.

Anak Harimau Benggala Lahir di Tengah Penutupan Bandung Zoo, Perawatan Tetap Terjamin
Foto kelahiran anak harimah benggala di kebun binatang bandung cesar yudistira

INILAHKORAN, Bandung - Bandung Zoo yang masih tertutup sejak Agustus 2025 tetap menjaga kesejahteraan satwanya, termasuk dua anak harimau benggala jantan berusia 78 hari yang baru lahir dari pasangan Jelita dan Shahrukh Khan.

Kedua satwa itu, sementara dinamai Huru dan Hara, kini rutin dijemur agar mendapatkan asupan sinar matahari yang baik untuk pertumbuhan.

Menurut Humas Bandung Zoo dari manajemen lama, Sulhan Syafi’i, kegiatan berjemur dilakukan sejak usia anak harimau memasuki satu bulan setengah.

“Tujuannya supaya tubuh mereka lebih kuat dan sehat. Sinar matahari penting bagi perkembangan anak satwa,” jelasnya, Senin (22/9/2025).

Meski kebun binatang tanpa pengunjung dan suasana tampak lengang, aktivitas perawatan satwa tetap berjalan. Satwa diberi pakan sesuai kebutuhan, termasuk Huru dan Hara yang setiap kali dijemur disuguhi daging ayam cincang.

Untuk memenuhi kebutuhan pangan seluruh hewan, pihak kebun binatang mengandalkan dana dari Yayasan Margasatwa Tamansari.

“Selama penutupan, sudah ada belasan kelahiran satwa. Jadi walaupun tidak dibuka untuk umum, kehidupan satwa tetap berlangsung,” kata Sulhan.

Ia menambahkan, penutupan operasional bukan hanya berdampak pada keuangan, tapi juga mengganggu kerja sama penelitian dengan puluhan perguruan tinggi. Karena itu, manajemen berharap kebun binatang bisa segera beroperasi kembali.

Selain itu, Bandung Zoo juga membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin menjadi orang tua asuh untuk dua anak harimau tersebut. Nama Huru dan Hara masih bersifat sementara, dan orang tua asuh berhak mengajukan nama baru setelah melalui proses seleksi.


Editor : Ahmad Sayuti