Anggota DPR Dukung BLK Tingkatkan Kompetensi Masyarakat
Bekerja sama dengan PKB, BLK Dinsaker Kota Bogor melalui menggelar pelatihan kursus menjahit singkat pada Sabtu-Minggu 4-5 September 2021.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Dinas Tenaga Kerja (Dinsaker) Kota Bogor melalui UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) menggelar pelatihan kursus menjahit singkat pada Sabtu-Minggu 4-5 September 2021. Pelatihan ini bekerja sama dengan Fraksi PKB DPR dan diikuti puluhan peserta yang merupakan warga Kota Bogor.
Kepala Disnaker Kota Bogor Elia Buntang mengatakan, kerja sama ini merupakan upaya bersama untuk meningkatkan kapasitas masyarakat di Kota Bogor.
"Setelah dilakukan pelatihan singkat selama dua hari, diharapkan masyarakat bisa menciptakan usaha menjahit ataupun menjadi tenaga kerja yang handal dalam menjahit," ungkap Elia didampingi Kepala UPTD BLK Enjang Nurjaman.
Elia mamaparkan, pihaknya menyampaikan terimakasih dengan kehadiran anggota DPR dari Fraksi PKB Neng Eem Marhamah Zulfa dan kerja sama yang dilakukan ini merupakan hal baru di Kota Bogor.
"Mudah-mudahan dengan sinergitas ini berlanjut untuk kedepannya, sehingga terkait ketenagakerjaan bisa dimaksimalkan dan infrastruktur BLK bisa sedikit dibantu pemerintah pusat melalui komunikasi dengan Fraksi PKB DPR. Utamanya kemampuan masyarakat Kota Bogor juga meningkaat," terangnya.
Terkait, pelatihan menjahit singkat ini untuk mendukung, Elia sangat setuju.
"Saya lama di Dinas Lingkungan Hidup (DLH), kalau masyarakat sudah berdaya maka lingkungan tidak akan kumuh. Prinsipnya kalau masyarakat sudah berdaya, otomatis hal-hal yang kumuh akan terkikis dengan sendirinya. Sebaliknya apabila infratruktur bagus, masyarakat tidak berdaya tidak menjamin juga lingkungan akan bagus," jelasnya.
Sementara itu, anggota Fraksi PKB DPR Neng Eem Marhamah Zulfa mengatakan pelatihan singkat ini untuk mendukung kota tanpa kumuh, untuk mewujudkan kota tanpa kumuh banyak yang harus dilakukan, terpenting intervensi dari sosial ekonomi dengan pelatihan, selain intervensi infrastruktur yang ada. Selain fisik merubah wajah dilingkungan, tapi juga ada peningkatan kapasitas masyarakat. Memang tujuannya bukan menghilangkan kumuh saja, tetapi disisi lain masyarakat meningkat ekonominya.
"Saya melihat untuk hari pertama peserta pelatihan diajarkan untuk membuat baju. Dua hari digelar pelatihanya, saya mendukung ini. Selain menjahit di BLK ada jurusan lainnya, otomotif, tata boga, perhotelan, kecantikan, servis AC dan komputer," pungkasnya. (rizki mauludi)
Editor : inilahkoran

