INILAH, Bogor- Anggota DPRD Kota Bogor kini resmi berkantor di gedung baru. Gedung baru semangat baru di pengujung pengabdian?
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto meresmikan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor di Jalan Pemuda, Kecamatan Tanah Sareal pada Senin (1/4).
Gedung yang memiliki satu basement dan lima lantai itu berdiri megah di lahan seluas 13.540 meter persegi dengan anggaran Rp70 miliar. Ruang rapat parpurna pun sangat luas dan megah dibandingkan dengan gedung DPRD Kota Bogor yang lama.
Wali Kota Bima Arya mengatakan, dengan adanya gedung DPRD Kota Bogor para wakil rakyat bisa bekerja dengan nyaman saat di gedung yang megah itu.
“Tentu kami berharap gedung yang megah ini juga diiringi nantinya dengan kenyamanan yang ada di sini. Teman-teman dewan nyaman ada di sini, Pemkot nyaman kordinasi di sini. Tak hanya itu, mahasiswa bisa menyampaikan aspirasinya dengan nyaman di gedung DPRD Kota Bogor yang baru,” ungkap Bima kepada wartawan.
Bima melanjutkan, mahasiswa juga akan lebih nyaman untuk berdemonstrasi di sini karena lebih luas tempatnya. “Jadi betul-betul ideal tempatnya. Jadi tidak ada akan lagi demo di Balai Kota karena semuanya akan pindah di sini. Silahkan apa yang diperlukan akan difasilitasi,” tambahnya.
Bima menuturkan, gedung bar tersebut, akan digunakan untuk rapat paripurna akhir masa jabatan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor pada 4 April 2019. Begitu pula penyampaian visi dan misi setelah Bima nanti dilantik sebagai Wali Kota Bogor periode kedua.
Bima berharap, dengan fasilitas baru ini, wakil rakyat tak hanya nyaman berkantor, tapi juga mampu meningkatkan kinerja. “Dengan fasilitas yang mumpuni, diharapkan berbanding lurus dengan apa yang diinginkan masyarakat, juga sinergi dengan Pemkot Bogor lebih bagus,” harapnya.
Bima pun mengatakan, gedung lama DPRD Kota Bogor akan dijadikan tempat apa, masih dalam pengkajian. Desainnya juga dari anggota dewan, apakah akan menjadi perpustakaan kota, galeri ataupun perluasan ruangan wali kota.
“Masih dipikirkan. Walaupun saat ini jauh dengan DPRD Kota Bogor, tetapi jauh di mata dekat di hati,” tuturnya.
Sementara itu Ketua DPRD Kota Bogor Untung W Maryono menuturkan, dengan gedung baru yang sudah direalisasikan merupakan bukti nyata antara eksekutif dan legislatif sangat sinergis. Karena kalau tidak sinergis gedung tidak akan terealisasi.
“Bukti bahwa kinerja kedua pihak sangat mantap adalah pendapatan asli daerah (PAD) semakin tahun semakin naik. Bahkan bisa mencapai Rp1 triliun nanti saat penghujung masa jabatan Wali Kota Bogor yang dilantik tahun 2019. Saya ucapkan terimakasih kepada masyarakat dan berbagai pihak dalam pembangunan gedung DPRD ini,” pungkasnya.