Antisipasi Lonjakan Harga Jelang Ramadan, DKPP Kota Bandung Perkuat Neraca Pangan
Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung memastikan, kesiapan ketersediaan pangan menjelang bulan suci Ramadan hingga Idulfitri 2026
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Dinas Ketahanan pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung memastikan, kesiapan ketersediaan pangan menjelang bulan suci Ramadan hingga Idulfitri 2026. Salah satu langkah yang dilakukan, memperkuat neraca pangan dan memantau secara intens pergerakan harga dan stok di pasar.
Kepala DKPP Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar mengatakan, penguatan neraca pangan menjadi dasar penting dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan. Khususnya pada periode rawan lonjakan permintaan seperti Ramadan dan Idulfitri.
“Kami terus memantau ketersediaan dan harga pangan secara intens di pasar. Jika terjadi gejolak, kami akan segera melakukan intervensi. Termasuk melalui gerakan pangan murah,” kata Gin Gin Ginanjar pada Sabtu 17 Januari 2026.
Berdasarkan data neraca pangan, ketersediaan pangan di Kota Bandung menjelang puasa dan Idulfitri berada dalam kondisi aman. Salah satu komoditas utama yakni beras, saat ini memiliki cadangan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar 72 hari ke depan.
“Ketersediaan pangan Kota Bandung dalam kondisi aman. Cadangan beras yang ada saat ini cukup untuk sekitar 72 hari,” ucapnya.
Meski demikian, Gin Gin mengimbau masyarakat agar tetap berbelanja secara bijak dan tidak berlebihan. Menurutnya, perilaku belanja yang berlebihan berpotensi memicu kenaikan harga di pasaran.
“Kami mengimbau masyarakat untuk berbelanja sesuai kebutuhan, dan tidak melakukan pembelian berlebihan agar harga tetap stabil,” ujar dia.
Sebagai langkah konkret stabilisasi harga, DKPP Kota Bandung juga akan kembali menggelar gerakan pangan murah. Kegiatan itu, direncanakan dimulai sekitar satu minggu sebelum Ramadan. Kemudian dilaksanakan satu hingga dua kali selama bulan puasa, dan kembali digelar menjelang Idulfitri.
“GPM akan kami laksanakan secara bertahap. Pangan yang disediakan meliputi 12 komoditas strategis, seperti beras, daging ayam dan sapi, telur, sayuran, minyak goreng dan gula,” jelasnya.
Ia menambahkan, melalui penguatan neraca pangan. Pemantauan pasar dan pelaksanaan GPM, DKPP Kota Bandung optimistis dapat menekan potensi lonjakan harga dan menjaga ketersediaan pangan tetap aman hingga perayaan Idulfitri.
Editor : Ahmad Sayuti

