Antisipasi Macet dan Kecelakaan, Polda Jabar Petakan Titik Rawan di Jalur Selatan
Polda Jawa Barat mulai memetakan titik-titik rawan kemacetan dan kecelakaan di Jalur Arteri Selatan menjelang arus mudik Lebaran 2026. Langkah ini dilakukan melalui pengecekan lapangan yang dipimpin langsung Dirlantas Polda Jabar Kombes Pol Raydian Kokrosono, Minggu (18/1/2026).
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID-Polda Jawa Barat mulai memetakan titik-titik rawan kemacetan dan kecelakaan di Jalur Arteri Selatan menjelang arus mudik Lebaran 2026. Langkah ini dilakukan melalui pengecekan lapangan yang dipimpin langsung Dirlantas Polda Jabar Kombes Pol Raydian Kokrosono, Minggu (18/1/2026).
Ia menyampaikan, pemetaan ini menjadi bagian penting dari persiapan Operasi Ketupat Lodaya 2026. Jalur Arteri Selatan dinilai memiliki peran strategis karena menghubungkan wilayah Jawa Barat bagian selatan dan sering menjadi pilihan pemudik.
“Jalur ini menjadi jalur alternatif utama sehingga perlu dipastikan dalam kondisi aman dan layak dilalui,” katanya.
Sejumlah titik yang menjadi fokus pengecekan di antaranya Cileunyi, Cikaledong, Limbangan, Kadungora, hingga Jalur Gentong Tasikmalaya. Di lokasi-lokasi tersebut, petugas melakukan evaluasi terhadap kondisi permukaan jalan, rambu lalu lintas, penerangan jalan, serta potensi hambatan yang dapat memicu kepadatan maupun kecelakaan.
Dirlantas Polda Jabar menegaskan bahwa langkah ini dilakukan sebagai upaya pencegahan agar masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan aman dan nyaman.
"Hasil pengecekan akan menjadi dasar dalam penyusunan strategi pengamanan dan rekayasa lalu lintas selama Operasi Ketupat Lodaya 2026," katanya.
Operasi Ketupat Lodaya sendiri merupakan operasi kepolisian terpusat yang rutin digelar setiap tahun untuk mengamankan perayaan Idulfitri, dengan fokus pada kelancaran lalu lintas dan pelayanan kepada masyarakat.
Polda Jabar pun mengingatkan masyarakat agar selalu berhati-hati di jalan, mematuhi rambu lalu lintas, dan mengutamakan keselamatan selama perjalanan mudik Lebaran.***
Editor : JakaPermana

