Antrean Haji di Kabupaten Cirebon Tembus 26 Tahun, Pendaftaran Terus Meningkat

Minat masyarakat Kabupaten Cirebon untuk menunaikan ibadah haji terus menunjukkan tren peningkatan signifikan.

Antrean Haji di Kabupaten Cirebon Tembus 26 Tahun, Pendaftaran Terus Meningkat
Minat masyarakat Kabupaten Cirebon untuk menunaikan ibadah haji terus menunjukkan tren peningkatan signifikan. /INILAHKORAN-Maman Suherman

INILAHKORAN.ID - Minat masyarakat Kabupaten Cirebon untuk menunaikan ibadah haji terus menunjukkan tren peningkatan signifikan. Data terbaru mencatat, jumlah pendaftar haji setiap tahunnya mencapai lebih dari lima ribu orang.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Cirebon, H. Mualim Tamim, mengungkapkan, berdasarkan Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat), sejak Januari hingga 27 Maret 2026 tercatat sebanyak 719 orang telah mendaftar sebagai calon jemaah haji.

“Pada Januari ada sekitar 300 pendaftar, Februari 221 orang, dan hingga 27 Maret bertambah 198 orang. Ini menunjukkan minat masyarakat masih sangat tinggi,” ujar Mualim, Minggu 29 Maret 2026.

Dia menjelaskan, lonjakan pendaftaran biasanya terjadi menjelang musim keberangkatan haji, terutama setelah momentum Hari Raya Idulfitri. Fenomena ini disebutnya sebagai pola yang berulang setiap tahun.

“Setiap menjelang keberangkatan dan pasca-Idulfitri, pendaftaran cenderung meningkat. Ini sudah menjadi tren tahunan di Cirebon,” ungkapnya.

Tingginya jumlah pendaftar berdampak pada panjangnya daftar tunggu keberangkatan. Saat ini, masa tunggu haji di Kabupaten Cirebon mencapai sekitar 26 tahun dan diperkirakan relatif sama di berbagai daerah di Indonesia.

“Waiting list sekarang sekitar 26 tahun. Ini berlaku secara nasional, hampir merata dari Sabang sampai Merauke,” jelasnya.

Menurutnya, jemaah yang mendaftar pada tahun 2014 baru mulai diberangkatkan tahun ini. Sementara itu, pendaftar setelah pertengahan Mei 2014 harus menunggu lebih lama sesuai urutan antrean.

“Pemberangkatan dilakukan bertahap berdasarkan nomor porsi. Jadi siapa yang daftar lebih dulu, itu yang akan berangkat lebih dulu,” terangnya.

Dia menambahkan, hingga kini, rata-rata terdapat 25 hingga 30 orang mendaftar setiap harinya. Kondisi ini menempatkan Kabupaten Cirebon sebagai salah satu daerah dengan tingkat pendaftaran haji yang cukup tinggi.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak menunda pendaftaran haji. Kalau bisa,  pendaftaran dilakukan sejak usia muda," tukasnya.***


Editor : JakaPermana