Apel Operasi Ketupat Lodaya 2025, Siap Pastikan Idul Fitri Berlangsung Aman, Nyaman dan Tertib

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim memimpin apel gelar pasukan Operasi Ketupat Lodaya Tahun 2025 di Markas Kodim 0606 Kota Bogor, Kecamatan Bogor Tengah pada Kamis 20 Maret 2025 sore.

Apel Operasi Ketupat Lodaya 2025, Siap Pastikan Idul Fitri Berlangsung Aman, Nyaman dan Tertib
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim memimpin apel gelar pasukan Operasi Ketupat Lodaya Tahun 2025 di Markas Kodim 0606 Kota Bogor, Kecamatan Bogor Tengah pada Kamis 20 Maret 2025 sore.

INILAHKORAN, Bogor - Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim memimpin apel gelar pasukan operasi ketupat lodaya Tahun 2025 di Markas Kodim 0606 Kota Bogor, Kecamatan Bogor Tengah pada Kamis 20 Maret 2025 sore.

Dedie menegaskan bahwa Pemkot Bogor bersama unsur Forkopimda Kota Bogor ingin memastikan proses pengamanan mulai dari sebelum hingga setelah Idul Fitri berlangsung aman, nyaman dan tertib.

"Saya juga ingin memastikan pasokan listrik dari PLN serta pelayanan air dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Pakuan tetap berjalan maksimal bagi masyarakat. Tentu saya juga mengimbau kepada seluruh pihak yang terkait dengan pengamanan serta ketersediaan bahan baku dan bahan pokok yang diperlukan masyarakat dalam menghadapi Idulfitri, agar tersedia dalam jumlah yang cukup dan dengan harga yang masih dalam jangkauan masyarakat," tutur Dedie. 

Dedie menjelaskan, untuk memastikan perayaan Idul Fitri berlangsung aman, nyaman dan tertib, dirinya mengajak semua pihak untuk berkolaborasi dan bersinergi, serta mempersiapkan segala hal yang diperlukan agar dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.  

"Terima kasih dan apresiasi kepada Polresta Bogor Kota, Kodim 0606 Kota Bogor, Denpom III/1 Bogor serta seluruh unsur masyarakat yang terlibat dalam proses pengamanan dan penanganan tindakan kejahatan di Kota Bogor," jelas Dedie.

"Kolaborasi dan sinergi ini memastikan situasi keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat tetap terkendali sebelum kita memasuki Hari Raya Idul Fitri," tambah Dedie. 

Dedie membeberkan, terkait kepastian pelaksanaan Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah yang akan diumumkan oleh pemerintah pusat maupun struktur masyarakat lainnya, ia meminta aparat terkait untuk melaksanakan pengamanan secara maksimal serta memastikan masyarakat dapat beribadah dengan tenang.  

"Jika terjadi perbedaan dalam pelaksanaan Salat Idul Fitri, saya harap pengamanan tetap dilakukan secara maksimal agar masyarakat dapat melaksanakan ibadah dengan baik, khusyuk, aman dan nyaman," tegas Dedie.  

Khusus pengamanan lalu lintas pasca-Idul Fitri di Kota Bogor, Dedie meminta jajaran Pemkot Bogor untuk terus berkoordinasi dengan Polresta Bogor Kota dan TNI guna memastikan keamanan dan kelancaran jalur-jalur lalu lintas.  

"Terkait penanganan Jalan Saleh Danasasmita di Batu Tulis yang belum selesai atau belum ada tindak lanjut teknisnya, Dedie menyebut bahwa beberapa jalur masih dimanfaatkan sebagai jalur alternatif," pungkasnya.

Sementara itu Kapolresta Bogor Kota, Kombes Polisi Eko Prasetyo menuturkan, pihaknya akan melaksanakan operasi Ketupat Lodaya mulai dari 23 Maret hingga 8 April 2025. Total 1.200 personel gabungan dikerahkan dalam operasi tersebut. 

"Jadi, dari Polri ada 688 personel, ditambah TNI dan Pemkot Bogor, total ada 1.200 personel," ungkap Eko.

Eko memaparkan, sejumlah personel tersebut terbagi di 1 Pos Terpadu, 6 Pos Pam yang tersebar di 6 kecamatan, dan 2 Pos Prioritas Wisata, yakni Alun-alun Kota Bogor dan Kebun Raya Bogor (KRB).


Editor : JakaPermana