Apesnya Persib Rekrut Adam Przybek

Persib Bandung apes merekrut Adam Przybek. Pasalnya, kiper kelahiran Britania Raya itu belum bisa dimainkan sejak Super League 2025-2026 digulirkan.

Apesnya Persib Rekrut Adam Przybek
Adam Przybek awalnya tidak bisa dimainkan di laga perdana Super League 2025-2026 saat Persib melawan Semen Padang karena masih harus menjalani hukuman akumulasi kartu merah yang didapatkan bersama klub sebelumnya.(dok)

INILAHKORAN, Bandung - Persib Bandung apes merekrut Adam Przybek. Pasalnya, kiper kelahiran Britania Raya itu belum bisa dimainkan sejak Super League 2025-2026 digulirkan.

Adam Przybek awalnya tidak bisa dimainkan di laga perdana Super League 2025-2026 saat Persib melawan Semen Padang karena masih harus menjalani hukuman akumulasi kartu merah yang didapatkan bersama klub sebelumnya.

Setelah masa hukuman berakhir, Adam Przybek mengalami cedera saat menjalani latihan. Kiper berusia 25 tahun itu mengalami cedera engkel.

Sejak itu, kiper yang sempat membela Timnas Wales Kelompok Umur ini selalu absen dalam beberapa pertandingan Persib, baik saat melawan Manila Digger FC di play off AFC Champions League Two 2025-2026 maupun laga lanjutan di Super League.

Pelatih Persib Bojan Hodak membenarkan hal ini. Apalagi cedera merupakan situasi yang tidak bisa dihindari bagi setiap pemain.

“Ini tidak bisa diprediksi dan cederanya ini tidak beruntung. Kami tidak bisa mengubahnya,” ujar Bojan Hodak.

Meski demikian, pelatih asal Kroasia ini tak mempermasalahkannya. Sebab Persib masih memiliki Teja Paku Alam yang siap menjadi kiper utama tim di setiap pertandingannya. 

“Teja juga sudah melakukan tugas dengan baik,” katanya.

Bojan pun membuktikan Teja Paku Alam hanya kebobolan dari titik penalti di laga terakhirnya melawan PSIM Yogyakarta. Sehingga pertandingan berakhir imbang 1-1. 

“Dia (Teja) bermain dengan baik dan ketika dia kebobolan, itu adalah situasi yang memang sulit dihentikan seperti dari penalti. Dua gol sebelumnya juga terjadi di situasi satu lawan satu. Dia bermain cukup baik,” tegasnya.


Editor : Doni Ramdhani