Apkasi Perkuat Daerah dalam Proyek PLTS Wujudkan Visi Energi Nasional
Ketua Harian Apkasi Dadang Supriatna memperkuat sinergi dengan PLN guna menjamin kelancaran megaproyek PLTS berkapasitas 100 gigawatt.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Ketua Harian Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) Dadang Supriatna memperkuat sinergi dengan PLN guna menjamin kelancaran megaproyek pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas 100 gigawatt (GW).
Langkah tersebut ditegaskan Bupati Bandung itu dalam audiensi bersama jajaran Direktorat Manajemen Pembangkitan PLN di Kantor Pusat PLN, Jakarta.
Dadang Supriatna menegaskan, kesiapan pemerintahan daerah untuk menjadi solusi atas hambatan klasik penyediaan lahan di lapangan.
Menurutnya, peran pemerintahan kabupaten sangat strategis dalam memastikan ketersediaan lahan sekaligus menciptakan ekosistem investasi yang kondusif bagi pengembangan energi terbarukan.
“Kami tidak ingin kendala administratif menghambat investasi. Apkasi siap memberikan dukungan penuh agar daerah menjadi jembatan percepatan transformasi energi,” kata Dadang di Soreang, Selasa (7/04/2026).
Langkah itu merupakan respons konkret terhadap visi Presiden Prabowo Subianto dalam mengakselerasi kedaulatan energi nasional berbasis energi bersih dan berkelanjutan.
Dadang mengungkapkan, Apkasi akan segera merumuskan skema kerja sama konkret melalui rapat Dewan Pengurus guna memfasilitasi akses investasi hijau di tingkat kabupaten.
Salah satu inisiatif yang tengah didorong adalah program '1 Desa 1 Megawatt' yang diproyeksikan menjadi motor baru peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).
Melalui optimalisasi peran perusahaan daerah (Perusda), program ini diharapkan mampu mendorong kemandirian energi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh pelosok Nusantara.
"Dengan sinergi antara pemerintah daerah dan PLN, percepatan pembangunan PLTS tidak hanya menjadi langkah strategis menuju transisi energi. Tetapi juga membuka peluang ekonomi baru berbasis energi hijau di daerah," ujarnya.
Editor : Doni Ramdhani

