Arab Saudi Siapkan Konferensi Haji 2027, Digelar di Jeddah November 2026

Arab Saudi akan menggelar Konferensi dan Pameran Haji keenam di Jeddah pada 8–11 November 2026 sebagai persiapan awal Haji 2027.

Arab Saudi Siapkan Konferensi Haji 2027, Digelar di Jeddah November 2026
ilustrasi-net

INILAHKORAN.ID– Arab Saudi akan menggelar Konferensi dan Pameran Haji keenam di Jeddah pada 8–11 November 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari persiapan awal penyelenggaraan ibadah Haji 2027 sekaligus upaya meningkatkan kualitas layanan bagi jemaah.

Menurut Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi, konferensi tersebut akan mempertemukan lebih dari 520 organisasi yang terlibat dalam penyediaan layanan bagi jemaah haji, baik dari Arab Saudi maupun berbagai negara.

Kegiatan yang diselenggarakan bekerja sama dengan Program Pengalaman Jemaah (Pilgrim Experience Program) itu merupakan bagian dari agenda transformasi ekonomi Arab Saudi melalui Vision 2030.

Konferensi yang berada di bawah patronasi Raja Salman akan mempertemukan pejabat pemerintah, pelaku usaha, serta perwakilan sektor nirlaba untuk membahas berbagai kebutuhan dan tantangan dalam penyelenggaraan ibadah haji.

Kementerian Haji dan Umrah menyebut konferensi tersebut menjadi bagian penting dari persiapan awal musim Haji 2027. Forum ini menjadi ruang bagi berbagai pihak untuk menyelesaikan kontrak, membahas persoalan operasional dan regulasi, mempresentasikan inisiatif dan solusi, membangun kemitraan, serta meningkatkan kesiapan penyelenggaraan haji.

Konferensi juga diarahkan untuk memperkuat koordinasi dalam ekosistem layanan haji dan meningkatkan kualitas pelayanan yang diberikan kepada jemaah.

Sebagai forum global, kegiatan tersebut akan menghadirkan pejabat, pengambil kebijakan, serta spesialis dari berbagai negara untuk berbagi keahlian, membahas praktik penyelenggaraan haji, dan menawarkan solusi terhadap kebutuhan layanan jemaah.

Tiga Jalur Utama Konferensi

Program konferensi akan terbagi dalam tiga jalur utama. Jalur pertama berfokus pada infrastruktur dan layanan operasional, mencakup transportasi dan logistik, pengelolaan infrastruktur dan fasilitas, akomodasi dan perhotelan, serta penyediaan makanan.

Jalur kedua membahas aspek pendukung dan integrasi, seperti keamanan dan keselamatan, layanan kesehatan, media dan komunikasi, serta teknologi dan inovasi.

Sementara jalur ketiga berfokus pada pembangunan berkelanjutan. Pembahasannya mencakup pengembangan sektor nirlaba, kewirausahaan, pelatihan dan pengembangan profesional, serta berbagai upaya meningkatkan pengalaman jemaah selama menjalankan ibadah haji.

Selain konferensi, akan digelar pameran khusus di area seluas lebih dari 67.000 meter persegi. Pameran tersebut akan menampilkan organisasi, penyedia layanan, serta penyedia solusi dari lebih dari 150 negara.

Pameran akan mempertemukan pemimpin pemerintahan dan industri, kantor urusan haji, serta penyedia layanan dari berbagai sektor, mulai dari penerbangan, transportasi, perhotelan, kesehatan, infrastruktur, teknologi, inovasi, ketenagakerjaan, investasi hingga pengembangan bisnis.

Rangkaian kegiatan juga akan diisi forum khusus, diskusi panel, meja bundar, lokakarya, dan pertemuan bisnis. Kegiatan tersebut menjadi wadah untuk meluncurkan berbagai inisiatif dan kesepakatan serta memperkenalkan solusi dan inovasi baru dalam layanan haji.

Kementerian Haji dan Umrah menyatakan seluruh rangkaian kegiatan ditujukan untuk memperkuat koordinasi antarpihak dalam sistem layanan haji, membangun kemitraan, dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada jemaah.

Pada penyelenggaraan sebelumnya, konferensi dan pameran serupa menghadirkan lebih dari 204.000 pengunjung dan 270 peserta pameran dari lebih dari 150 negara.

Kegiatan tersebut juga menggelar 134 sesi khusus dan lokakarya serta melibatkan lebih dari 2.600 peserta dari berbagai negara dalam berbagai program pelatihan.

Kementerian Haji dan Umrah mengundang organisasi, tenaga ahli, serta pihak berkepentingan lainnya untuk mendaftar dan berpartisipasi dalam Konferensi dan Pameran Haji edisi keenam tersebut.***


Editor : JakaPermana