Asep Tak Hadir, Muhamad Abdul Karim Terpilih Aklamasi Pimpin Kadin Kota Tasikmalaya

Musyawarah Kota (Mukota) V Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Tasikmalaya tetap digelar di tengah dinamika internal organisasi. 

Asep Tak Hadir, Muhamad Abdul Karim Terpilih Aklamasi Pimpin Kadin Kota Tasikmalaya
Muhamad Abdul Karim terpilih secara aklamasi jadi ketua Kadin Kota Tasikmalaya. (istimewa)

INILAHKORAN.ID - Musyawarah Kota (Mukota) V Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Tasikmalaya tetap digelar di tengah dinamika internal organisasi. 

Forum tertinggi Kadin Kota Tasikmalaya itu berlangsung di Ruang Pertemuan Emerald Grand Metro Hotel Kota Tasikmalaya, Sabtu (12/9/2026).

Muhamad Abdul Karim ditetapkan sebagai Ketua Kadin Kota Tasikmalaya periode 2026-2031 melalui proses aklamasi. 

Pelaksanaan Mukota dijalankan jajaran panitia pengarah (SC) dan panitia pelaksana (OC) yang baru setelah lima pengurus inti sebelumnya mengundurkan diri menjelang pelaksanaan Mukota.

Muhamad Abdul Karim menjadi satu-satunya calon yang hadir dalam agenda pemilihan setelah bakal calon lainnya, Asep Saepulloh tidak hadir dalam Mukota.

Penetapan Karim sebagai ketua terpilih kemudian disahkan Wakil Ketua Kadin Jawa Barat sesuai dengan ketentuan AD/ART organisasi. 

Panitia menyatakan seluruh tahapan pelaksanaan Mukota mendapat dukungan anggota serta berjalan melalui mekanisme organisasi Kadin, termasuk dukungan dari Anggota Luar Biasa (ALB) Kadin Kota Tasikmalaya dan proses verifikasi serta koordinasi dengan Kadin Jawa Barat.

Usai ditetapkan sebagai ketua, Muhamad Abdul Karim mengatakan langkah awal yang akan dilakukannya adalah membangun komunikasi dengan berbagai unsur di internal maupun eksternal Kadin Kota Tasikmalaya.

“Yang pertama silaturahmi, kadin ini kan banyak komunikasi dengan komunitas anggota luar biasa, organisasi bisnis yang lainnya, jadi saya perlu minta masukan dan pandangan dulu, sama asistensi ke jawa barat tentunya,” ujar Karim.

Karim menyatakan akan membuka komunikasi dengan dua bakal calon lainnya, termasuk Asep Saepulloh dan Fauzan Wahyu Noor. Menurutnya, perbedaan dalam proses pemilihan tidak seharusnya menghambat komunikasi untuk bersama-sama mendorong perekonomian Kota Tasikmalaya.

“Saya ingin meminta tim saya bahkan saya pribadi pun, mungkin malam ini saya sowan lah, diskusi, bagaimanapun kita bertiga ini sama sama yang punya keinginan untuk melakukan sesuatu dalam konteks pengembangan ekonomi di kota tasik," kata Karim.

Untuk program kerja, Karim menyebut Kadin harus mampu memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kota Tasikmalaya, khususnya dalam menyelaraskan program pemerintah dengan kebutuhan dunia usaha.

“Kadin kan sebagai mitra pemerintah, hal yang paling esensial mengkaji menyelaraskan apa yang menjadi rencana program dari pemerintah daerah, khususnya Pemkot Tasikmalaya. Kadin harus mengupayakan bagaimana sinergitas itu terjadi, terkoneksi lah bahasanya," ujarnya.

Karim juga menyampaikan apresiasinya terhadap Asep Saepulloh dan Fauzan Wahyu Noor yang sebelumnya turut masuk dalam bursa calon ketua.


Editor : Doni Ramdhani