Bahas Isu Terkini, Muker NU Kota Bandung Siap Digelar
Pimpinan Cabang (PC) Nahdlatul Ulama (NU) Kota Bandung siap menggelar musyawarah kerja (Muker) pertama pada kepengurusan periode 2018-2023, Jumat (6/12/2019) mendatang. Rencananya, beberapa isu keumatan pun akan dibahas dalam Muker tersebut.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bandung - Pimpinan Cabang (PC) Nahdlatul Ulama (NU) Kota Bandung siap menggelar musyawarah kerja (Muker) pertama pada kepengurusan periode 2018-2023, Jumat (6/12/2019) mendatang. Rencananya, beberapa isu keumatan pun akan dibahas dalam Muker tersebut.
Ketua Panitia Agustani Kirtadireja mengatakan, Muker NU Kota Bandung yang pertama dalam kepengurusan saat ini mengusung tema "Optimalisasi Ukhuwah Jamiyah an Nahdiyah untuk Kemaslahatan Umat". Tema tersebut diambil guna mengokohkan jalinan silaturahmi antar-nahdliyyin NU di Kota Bandung.
"Untuk mengkokohkan jamiyah agar jamaah nu lebih terkonsolidasikan terutama didalam melaksanakan program yang dibuat oleh NU," ucap Agustani saat ditemui di kantor PC NU Kota Bandung, Jalan Sancang, Rabu (4/12/2019).
Selain mengokohkan silaturahmi antar-nahdliyyin, Agustani mengungkapkan pada Muker tersebut juga akan dibahas beberapa isu terkini. Misalnya, langkah-langkah NU Kota Bandung di era digitalisasi saat ini.
"Dengan era digitalisasi saat ini, Jangan sampai warga nahdliyyin ikut-ikutan dengan isu negatif yang sedang berkembang saat ini. NU kota Bandung justru harus mampu memanfaatkan era digitalisasi saat ini kearah kebaikan, kemaslahatan bagi kepentingan umat dan organisasi," ujarnya.
Agustani juga memaparkan, dalam Muker tersebut juga akan dibahas beberapa program inti yang akan dilakukan PCNU Kota Bandung kedepan. Diantaranta, Madrasah Kader (MK) Nahdlatul Ulama (NU) yang akan digalakan di setiap pengurus NU di tingkat kecamatan.
"Program MKNU juga akan ditekankan kepada seluruh MWC (Majelis Wakil Cabang) itu untuk melakukan kegiatan itu," Kata Agustani.
Lebih lanjut, Agustani menyebutkan, rencanya acara tersebut akan dihadiri 250 pengurus NU dan pengurus Badan Otonom (Banom) di wilayah Kota Bandung.
"Rencanya ratusan yang akan hadir, baik itu dari MWC (Majelis Wakil Cabang) NU, maupun banom-banom seperti pengurus IPNU, IPPNU, GP Ansor, Fatayat NU, dan Muslimat NU," pungkasnya. (Ridwan Abdul Malik)
Editor : Doni Ramdhani

