INILAH, Jakarta- Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi membalas sindiran Menko Kemaritiman Luhut B Panjaitan yang melontarkan nyinyiran kepada capres nomor urut 02 Prabowo Subianto.
Adapun ucapan nyinyir ini dilontarkan Luhut terkait janji Prabowo yang bakal menurunkan harga telur, beras dan sembako lainnya dalam 100 hari kerja, jika terpilih sebagai presiden.
Juru Bicara BPN Prabowo-Sandiaga Andre Rosiade menyebut apa yang akan dilakukan Prabowo itu ada strateginya.
Ia menyindir mantan Menkopolhukam itu agar jangan asal banyak bekerja, tapi juga harus mengatur strategi dalam menjalankan pemerintahan.
"Nggak bisa asal kerja, kerja, kerja saja. Kita harus kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas, kerja ikhlas. Kalau cuma asal kerja, nggak terarah," ujar Andre, Sabtu (23/2/2019).
Ia pun meyakini janji Prabowo itu dapat terealisasi dengan gaya pemerintahan yang tidak hanya asal bekerja, tapi juga menggunakan pikirannya.
"Kerja harus mikir dikit. Kalau nggak mikir, ya, nggak ada kreativitasz Nggak ada yang mustahil. Semuanya bisa dilakukan asal pemerintah mau kerja keras. Dulu Sandi sudah pernah melakukan hal itu di DKI Jakarta," pungkasnya. (inilah.com)