Baleendah dan Dayeuhkolot Banjir Lagi, Ketinggian Air Semeter

Hujan deras di wilayah Kabupaten Bandung, Kamis (21/2) malam menyebabkan sebagian pemukiman di wilayah Baleendah, Dayeuhkolot dan Bojongsoang kembali terendam banjir. Tidak hanya  itu, sejumlah r

Baleendah dan Dayeuhkolot Banjir Lagi, Ketinggian Air Semeter
INILAH,Bandung-  Hujan deras di wilayah Kabupaten Bandung, Kamis (21/2) malam menyebabkan sebagian pemukiman di wilayah Baleendah, Dayeuhkolot dan Bojongsoang kembali terendam banjir. Tidak hanya  itu, sejumlah ruas jalan dan fasilitas sosial dan fasilitas publik ikut terendam banjir akibat luapan sungai Citarum. 
 
Berdasarkan pantauan, banjir terjadi di wilayah Baleendah, Dayeuhkolot dan Bojongsoang. Ketinggian air yang bervariasi mulai dari 10 cm hingga mencapai 1 meter lebih di pemukiman warga yang dekat dengan Citarum. 
 
Kondisi serupa juga terlihat di ruas Jalan Raya Dayeuhkolot depan pasar terendam banjir sekitar 30 cm. Bahkan, tadi pagi akses jalan Siliwangi menuju Baleendah terendam banjir dan tidak bisa dilintasi kendaraan roda dua dan empat. 
 
Hanya delman yang bisa melintas. Sementara itu beberapa kendaraan roda dua memaksakan melintas. Di Kampung Bojong Asih, Dayeuhkolot sendiri banjir mencapai halaman kantor Desa Dayeuhkolot. 
 
"Banjir naik tadi malam selepas Isya di RW 05, RW 14. Paling dalam di RW 04 Desa Dayeuhkolot dan RW 03, Desa Citereup," kata salah seorang warga Angga di Kampung Bojong Asih, Jumat (22/2/2019).
 
Menurut Angga, rumahnya pun ikut terendam banjir. Namun karena memiliki dua lantai, sehingga ia tinggal untuk beristirahat di lantai dua. Sedangkan lantai satu digunakan untuk parkir kendaraan roda dua saja.
 
"Saya baru pulang kerja mengantar barang, mau ke rumah. Sekarang terendam banjir," ujarnya.
 
Angga mengatakan, biasanya rumah-rumah yang berada di gang mengosongkan lantai satu sebab sudah pasti jika banjir akan terendam.
 
"Kadang di lantai satu jarang diisi barang barang yang rumahnya di gang mah. Yah jadi sudah biasa seperti ini kalau banjir kami yang rumahnya berlantai dua enggak ngungsi tapi pindah ke lantai atas,"ujarnya. 
 


Editor : inilahkoran