Pergi ke Kampung, Mahasiswa Ilmu Komunikasi Unikom Belajar Mengabdi untuk Negeri

Sebagai bentuk perwujudan visi Tri Dharma Perguruan Tinggi, Hima Ilmu Komunikasi Unikom mengadakan Ilmu Komunikasi Goes To Kampoeng (IKGTK).

Pergi ke Kampung, Mahasiswa Ilmu Komunikasi Unikom Belajar Mengabdi untuk Negeri

INILAHKORAN, Bandung - Tri Dharma Perguruan Tinggi merupakan salah satu visi seluruh perguruan tinggi di Indonesia. Ini merupakan pencapaian yang harus di topang penuh seluruh mahasiswa guna melahirkan orang-orang yang memiliki semangat juang yang tinggi, dan diselimuti pemikiran-pemikiran yang kritis, kreatif, mandiri, serta inovatif.

Sebagai bentuk perwujudan visi tersebut, Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Komputer Indonesia (Unikom) Bandung kembali mengadakan pengabdian kepada masyarakat (PkM) melalui kegiatan Ilmu Komunikasi Goes To Kampoeng (IKGTK). Tempat yang dituju yakni Desa Tarumajaya, Dusun Citawa, Kecamtan Kertasari, Kabupaten Bandung.

Ketua Pelaksana Wildan mengatakan, pada pelaksanaan IKGTK Volume III Himpunan Ilmu Komunikasi Unikom adalah, menyoroti masalah Sapta Pesona. Dimana Sapta Pesona ini adalah sebuah konsep sadar wisata yang terkait dengan dukungan dan peran masyarakat sebagai tuan rumah dalam upaya untuk menciptakan lingkungan dan suasana kondusif, yang mampu mendorong tumbuh dan berkembangnnya industri pariwisata, melalui perwujudan unsur aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah dan unsur kenangan.

Baca Juga: Unikom Gelar Diskusi Interaktif Terkait Mengatasi Jenuh Akademik di Masa Pandemik” Secara Daring

"Yang kita fokuskan adalah penggerakan jiwa muda yang sempat redup karena ada beberapa konflik. Tujuannya, pengembangan pariwisata berharap akan dibuka lagi," ujar Wildan, Jumat 1 Oktober 2021.

Selain Sapta Pesona, pihaknya juga menyoroti terkait kegiatan kaderisasi kelompok informasi masyarakat. Pihaknya sudah mensosialisasikan perihal teknik fotografi, videografi, editor dan feeds yang bertujuan untuk kaderisasi yang lebih baik ke depannya.

"Diharapkan, generasi kelompok informasi masyarakat ini dapat berkembang cepat menjadi lebih baik, kreatif, dan inovatif, sehingga bisa membantu Desa untuk mempromosikan pariwisata atau kegiatan kegiatan yang berhubungan dengan Desa," imbuh Wildan.

Baca Juga: Unikom Gelar Webinar Implementasi Kurikulum MBKM

Lebih lanjut, Wildan menambahkan, disamping kedua pemfokusan tersebut, pihaknya bersama anak-anak menggelar kegiatan mewarnai dan juga menonton film edukasi anak, kegiatan Pentas Seni.

"Alhamdulillah semua berjalan dengan atas izin yang maha kuasa, sehingga kegiatan IKGTK yang bertemakan Jawara (janten wangun warga) Desa Tarumajaya ini terselenggrakan dengan nyaman dan senang," ucap Wildan.

Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi Fisip Unikom Melly Maulin menambahkan, bahwa pada prinsipnya Unikom sangat mengapresiasi untuk kegiatan IKGTK yang dilakukan oleh Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi (IK).

Baca Juga: Unikom Raih Peringkat ke-9 Kategori Klasterisasi Terbaik Perguruan Tinggi

"Kami juga sangat bersyukur, bahwa di tengah pandemi masih semangat berkarya dan mengabdi sesuai kapasitasnya. Harapannya semoga semangat ini tetap dipertahankan dan ditingkatkan bahkan kegiatan ini dapat dikolaborasikan dengan kegiatan Prodi sehingga kedepannya Desa Binaan Prodi IK dapat bertambah," pungkasnya.

Sebagai catatan, IKGTK merupakan wujud manifestasi kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial sebagai mahasiswa untuk memberikan manfaat terhadap masyarakat luas. Seiring dengan perkembangan teknologi dan informasi, keberadaan masyarakat tradisional dan mayarakat pedesaan kurang diperhatikan, baik dari kalangan pemerintahan ataupun masyarakat yang sudah memiliki tingkat pendidikan serta ekonomi yang layak diantara sebagiannya. (okky adiana)


Editor : inilahkoran