Jelang Nataru, Polisi Kumpulkan Tokoh Masyarakat dan Pemuka Agama

Menjelang hari raya Natal dan tahun baru (Nataru) 2022, Polrestabes bersilaturahmi dengan para pemuka agama dan tokoh masyarakat.

Jelang Nataru, Polisi  Kumpulkan Tokoh Masyarakat dan Pemuka Agama
Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Aswin Sipayung bersilaturahmi dengan para pemuka agama dan tokoh masyarakat sekaligus Rakor Ops Lilin Lodaya dan pengamanan Nataru 2022.

INILAHKORAN, Bandung – Menjelang hari raya Natal dan tahun baru (Nataru) 2022, Polrestabes bersilaturahmi dengan para pemuka agama dan tokoh masyarakat (Tomas).

Silaturahmi dengan para pemuka agama dan tokoh masyarakat diselenggarakan di Graha Bhayangkara, Jalan Cicendo, Selasa 7 Desember 2021. Selain silaturahmi, Polrestabes juga sekaligus melaksanakan rapat koordinasi (Rakor) Operasi Lilin Lodaya 2022.

Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Aswin Sipayung meminta para tokoh masyarakat dan pemuka agama, agar mengimbau warganya untuk tidak menggelar pawai atau arak-arakan.

Baca Juga: Libur Nataru, Ketua DPRD Ingatkan Masyakarakat Pengorban Nakes Hadapi Pandemi Covid-19

"Himbauannya juga untuk berpartisipasi menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif,"  katanya.

Selain itu, Aswin juga memohon para tokoh masyarakat dan pemuka agama, agar tetap memberikan himbauan kepada masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan.

"Saat ini masih dalam suasana pandemi Covid-19. Ini yang kita maklumi bersama, karena tidak ingin kasus covid ini melonjak kembali,"  ujarnya.

Baca Juga: PPKM Level 3 Saat Nataru Batal! Wali Kota Bandung Oded M Danial Bakal Lakukan Ini

Sementara dalam pelaksanaan Ops Lilin Lodaya 2021 ini, ia telah merencanakan skema pengamanan. Mulai dari diberikannya pos pengamanan disejumlah titik di Kota Bandung, lalu penerapan ganjil-genap hingga dengan penempatan personel di titik keramaian sampai dengan tempat beribadah.

Aswin juga memberikan arahan untuk pelaksanaan tempat ibadah. Dimana pelaksanaan ibadah dilakukan sesuai dengan aturan yang berlaku saat ini di masa pandemi Covid-19. *** (Cesar Yudistira)


Editor : inilahkoran