Wali Kota Bandung Oded M Danial Meninggal Dunia Hari Jumat, Ini Keutamaannya Menurut Buya Yahya

Wali Kota Bandung Oded M Danial meninggal dunia pada Jumat, 10 Desember 2021. Oded meninggal dunia saat akan mengisi khutbah Jumat.

Wali Kota Bandung Oded M Danial Meninggal Dunia Hari Jumat, Ini Keutamaannya Menurut Buya Yahya
Wali Kota Bandung Oded M Danial Meninggal Dunia Hari Jumat, Ini Keutamaannya Menurut Buya Yahya

INILAH KORAN, Bandung – Wali Kota Bandung Oded M Danial meninggal dunia pada Jumat, 10 Desember 2021. Oded meninggal dunia saat akan mengisi khutbah Jumat.

Banyak orang beranggapan meninggalnya Oded M Danial di hari Jumat menjadi suatu pertanda kabaikan atas dirinya.

Lantas bagaimana penjelasan terkait keutamaan meninggal di hari Jumat. Begini penjelasan Buya Yahya.

Baca Juga: Sebentar Lagi Berlangsung Duel Panas Borneo FC vs Arema FC, Ini Link Live Streamingnya

Dikutip dari dari kanal YouTube Putra Amild Semarang, Buya Yahya memberi penjelasan mengenai keutamaan seseorang yang meninggal di hari Jumat.

Buya Yahya mengatakan bahwa orang yang meninggal di hari Jumat merupakan pertanda bahwa allah akan mengampuninya.

“Keutamaan orang yang meninggal hari Jumat adalah tanda insyaallah bakal diampuni oleh Allah Subhanahu wata’ala. Makanya kalau mati hari Jumat itu dipilih oleh Allah Subhanahu wata’ala,” terang Buya Yahya.

Baca Juga: Oded M Danial Beberapa Kali Nyaris Jatuh Saat Salat Sunnah, Kronologis Ketua DKM Masjid Al-Mujahidin

Selanjutnya, Buya Yahya menerangkan bahwa kematian seseorang di hari Jumat menunjukan kemulian seseorang tersebut itu.

“Jadi itu karunia dari Allah Subhanahu wata’ala, seperti meninggalnya seseorang dengan kemampuan untuk mengucapkan kalimat syahadat juga kemuliaan, mati di hari Jumat kemuliaan,” bebernya .

Buya Yahya juga mengungkapkan bahwa adanya kematian di hari Jumat adalah sebagi pengingat untuk berbaik sangka kepada orang yang telah meninggal tersebut.

Baca Juga: Ini Tiga Senjata Rahasia Pesut Etam dalam Duel Ketat Borneo FC vs Arema FC

“Itu hanya cara melihat orang yang sudah mati di hari Jumat kita husnudzoni, bahwasanya Insyaallah matinya adalah mati husnul Khotimah. Mati baik dimuliakan oleh Allah,” kata Buya Yahya.

Lebih lanjut, Buya Yahya mengatakan bahwa jangan mengatakan pasti seseorang meninggal di hari Jumat berate dia husnul khotimah.

“Jangan berkata pasti, karena mungkin ada dosa yang menjadikan tidak diampuni oleh Allah, kesyirikan dan seterusnya,” tegasnya.***


Editor : inilahkoran