Lahan Sampah Ilegal di Punclut Terbakar Belasan Jam, 19 Warga Terkena Dampak ISPA
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan turun langsung meninjau lokasi kebakaran yang ada di sebuah lahan kosong di Punclut, Ciumbuleuit, Kecamatan Cidadap.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Wali Kota Bandung Muhammad Farhan turun langsung meninjau lokasi kebakaran yang ada di sebuah lahan kosong di Punclut, Kelurahan Ciumbuleuit, Kecamatan Cidadap, Kota Bandung, Selasa (15/9/2026). Pemadaman pun masing berlangsung sampai saat ini.
Dia menyebut, api diduga berasal dari tumpukan gas metan di bawah tumpukan sampah yang memicu percikan api dan merembet ke permukaan.
"Selama kurang lebih hampir 12 jam ini telah terjadi kebakaran lahan yang menimbulkan asap gangguan ke mana-mana," ujar Farhan di lokasi kejadian.
Akibat kejadian ini, Dinas Kesehatan Kota Bandung mencatat setidaknya 19 warga sekitar terdampak dan mengalami infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).
Selain pemukiman warga, asap kebakaran juga menyelimuti tiga sekolah (1 SMP dan 2 SD) serta RS Salamun milik TNI AU. Meski demikian, Dinas Pendidikan Kota Bandung memastikan proses belajar mengajar tetap berjalan normal.
Farhan menaruh kecurigaan lahan tersebut bukan sekadar tempat pembuangan puing, melainkan tempat transit sampah ilegal dari luar wilayah.
"Kelihatannya ini sampahnya bukan puing ya, sudah bercampur dengan sampah biasa. Saya curiganya ada transit sampah ilegal dari luar wilayah sini," tegasnya.
Farhan menginstruksikan agar lahan tersebut segera ditutup dan disterilisasi dengan bantuan pengamanan dari Dandim agar tidak ada lagi oknum yang membuang sampah.
Lebih lanjut, Farhan juga mengancam akan mempidanakan pihak-pihak yang bertanggung jawab, termasuk memburu pemilik lahan swasta tersebut melalui pihak kecamatan.
"Dinas Lingkungan Hidup akan mengumpulkan semua data dari semua pihak, lalu melaporkannya kepada Gakkum Kementerian Lingkungan Hidup untuk melakukan penyelidikan awal apabila memang terjadi tindakan pidana lingkungan hidup. Pasti akan kita minta pertanggungjawaban," jelas Farhan.
Saat ini, Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung masih berjibaku memadamkan api. Terdapat tiga titik api yang masih menyala.
Editor : Doni Ramdhani

