Lahan di Tol Purbaleunyi KM 125 Terbakar, Damkar Belum Temukan Penyebab Pastinya

Kobaran api tiba-tiba menghanguskan sebidang lahan di ruas Tol Purbaleunyi KM 125 atau sekitar rambu kupu-kupu arah Padalarang, Kelurahan Baros, Cimahi.

Lahan di Tol Purbaleunyi KM 125 Terbakar, Damkar Belum Temukan Penyebab Pastinya
Minggu (13/9/2026) malam, kebakaran terjadi di lahan Tol Purbaleunyi KM 125. (tangkapan layar)

INILAHKORAN.ID - Kobaran api tiba-tiba menghanguskan sebidang lahan dan fasilitas milik pengelola jalan tol di kawasan strategis Interchange (IC) Pasteur, tepatnya di ruas Tol Purbaleunyi KM 125 atau sekitar rambu kupu-kupu arah Padalarang, Kelurahan Baros, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi. 

Kejadian yang berpotensi mengganggu arus lalu lintas vital ini berlangsung pada Minggu (13/9/2026) malam.

Kepala Seksi Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP dan Damkar Kota Cimahi Aep Mulyana mengatakan, peristiwa kebakaran diduga bermula sekitar pukul 19.00 WIB. Namun, laporan resmi baru diterima pusat pengaduan petugas pada pukul 19.29 WIB melalui saluran komunikasi Kapolres Cimahi. 

Tanpa menunda waktu, lanjut dia, tim langsung bergerak cepat menuju lokasi yang padat aktivitas lalu lintas tersebut.

“Bukti kesiapan dan kedisiplinan tim terlihat jelas saat kami tiba di lokasi hanya dalam waktu enam menit pasca laporan masuk, tepatnya pukul 19.35 WIB,” kata Aep, Senin (14/9/2026).

Sesampainya di tempat, satu unit kendaraan pemadam kebakaran jenis pancar yang didukung empat personel andalan langsung dikerahkan untuk memadamkan api dan membatasi penyebaran kobaran agar tidak meluas ke area yang lebih luas maupun mengganggu kelancaran lalu lintas di sekitar persimpangan tol tersebut.

"Hasil pemeriksaan awal di lapangan menunjukkan luas area yang terbakar mencapai sekitar 30 meter persegi," ujarnya.

Aep menyebut, objek yang menjadi sasaran si jago merah dipastikan merupakan aset vital milik PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Berkat penanganan yang sigap dan terukur, tidak ditemukan adanya korban luka maupun korban jiwa dalam insiden ini. 

"Hal ini menjadi catatan positif di tengah risiko tinggi kawasan yang padat kendaraan dan struktur bangunan," ucapnya.

Setelah api terlihat padam sepenuhnya, petugas tidak langsung meninggalkan lokasi, melainkan melakukan tahap pendinginan menyeluruh dan pemeriksaan mendalam (overhaul) untuk memastikan tidak ada titik api tersembunyi yang berpotensi menimbulkan kebakaran susulan yang lebih besar. 

"Secara keseluruhan, operasi pemadaman dinyatakan tuntas pada pukul 20.05 WIB, dan regu pemadam dapat meninggalkan lokasi serta kembali ke markas dengan aman pada pukul 20.07 WIB," ujarnya.

Sementara untuk penyebab pasti terjadinya kebakaran maupun perkiraan nilai kerugian materiil masih dalam tahap pendalaman dan investigasi lebih lanjut dari pihak berwenang.


Editor : Doni Ramdhani