76 KK Terdampak Banjir Bandang di Pangalengan Kabupaten Bandung

Sebanyak 76 Kepala Keluarga (KK) terdampak bencana banjir bandang, Kamis 23 Desember 2021. anjir bandang menerjang wilayah Desa Banjarsari.

76 KK Terdampak Banjir Bandang di Pangalengan Kabupaten Bandung
ilustrasi:76 KK Terdampak Banjir Bandang di Pangalengan Kabupaten Bandung

INILAHKORAN, Bandung,- Sebanyak 76 Kepala Keluarga (KK) terdampak bencana banjir bandang, Kamis 23 Desember 2021.

Banjir bandang menerjang wilayah Desa Banjarsari, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat.

"Walaupun terdampak, tidak ada laporan warga mengungsi akibat kejadian tersebut," ungkap Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari dikutip dari PMJ News, Jumat 24 Desember 2021.

Baca Juga: Kanwil DJP Jabar I Serahkan Berkas Tersangka Pidana Pajak ke Kejati Jabar

Namun terkait adanya ada catatan kerusakan terhadap infrastruktur lain, hingga saat ini masih belum ditemukan.

BPBD Kabupaten Bandung melaporkan banjir terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi dan durasi cukup lama melanda kawasan itu.

BPBD Kabupaten Bandung pun sudah berkoordinasi dengan kantor kecamatan dan desa setempat untuk melakukan pendataan lebih lanjut berkenaan adanya kemungkinan kerugian lain.

Baca Juga: Ridwan Kamil Salurkan Kredit Mesra di Rumah Ibadah

Selain itu, personel dari TNI/ Polri pun telah berada di lokasi untuk melakukan pengamanan.

Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini cuaca di wilayah Jawa Barat pada tanggal 24 hingga 30 Desember 2021 yang berpotensi mengalami cuaca ekstrem.

Sebagai respon dari peringatan dini BMKG tersebut, BNPB mengimbau kepada pemerintah daerah untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem.

Baca Juga: Smarfren Tambah Kapasistas Antisipasi Kenaikan Trafik Internet Selama Libur Nataru

Selain itu, warga juga harus waspada dampak yang dapat ditimbulkannya. Seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, dan angin kencang.***


Editor : inilahkoran