INILAHKORAN- Sebuah lubang berdiameter lebih dari 1 meter dibiarkan mengangga di trotoar jalan depan komplek Pemerintahan Kabupaten Bandung.
Ironisnya, lubang persegi empat dengan kedalaman kurang lebih 2 meter itu, berada tepat dipinggir garis pemandu (guiding block) untuk pejalan kaki penyandang tuna netra.
Berdasarkan pantauan, lubang diatas trotoar jalan tersebut dibiarkan tanpa penutup. Bagian bawah dari trotoar jalan itu terdapat sebuah saluran air yang mengalir ke sawah dengan kedalaman lebih dari 2 meter.
Hal yang paling mengkhawatirkan dan cukup membahayakan, lubang besar tersebut pada bagian kiri jalan, tepat berada pada bibir ubin guiding block berwarna kuning yang diperuntukan bagi penyandang disabilitas tuna netra.
"Jangankan penyandang tuna netra, yang normal saja bisa terperosok. Apalagi kalau malam walaupun ada lampu tapi remang-remang. Kok aneh yah fasilitas umum yang ada di depan Kantor Pemkab saja enggak dirawat dengan baik dan benar, apalagi yang jauh. Itu kan berbahaya, apalagi trotoar ini kan ramai dilewati orang," kata Wawan Ridwan (50) salah seorang warga Soreang, Kamis (20/1/2022).
Wawan membenarkan, jika lubang di trotoar jalan depan Komplek Pemkab Bandung itu, dibiarkan mengangga sudah lebih dari satu tahun.
Ia tak mengetahui secara pasti tujuan dari dibiarkannya lubang itu tanpa penutup yang aman untuk siapa saja yang lewat. Bahkan, lubang serupa juga terdapat beberapa yang sama ditrotoar sepanjang jalan itu. Tepatnya, di trotoar jalan seberang Gedung Ormas Islam sampai dengan gerbang selamat datang di Kabupaten Bandung.
"Ke arah sana juga ada beberapa lubang bak kontrol diatas trotoar dibiarkan tanpa penutup. Sebagai warga tentu kami prihatin, karena selain membahayakan pejalan kaki, juga tidak elok masa trotoar di pusat kota depan Komplek Pemkab Bandung jelek dan berbahaya seperti itu," ujarnya.
Memang pemasangan guiding block dibeberapa di trotoar jalan di beberapa ruas jalan di Kabupaten Bandung terpasang asal-asalan. Salah satunya seperti yang pernah dikeluhkan oleh salah seorang netizen disebuah flatform media sosial.
Netizen tersebut, mengunggah sebuah poto guiding block yang amblas sepanjang lebih dari 2 meter dengan kedalaman sekitar 70 sentimeter. Poto tersebut, diberi judul trotoar di jalan Ibi Kota Kabupaten Bandung. (rd dani r nugraha).***