Iran Klaim Hancurkan Dua Drone MQ-1 di Dekat Selat Hormuz

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) pada Selasa mengklaim telah mencegat dan menghancurkan dua drone MQ-1 di dekat Selat Hormuz.

Iran Klaim Hancurkan Dua Drone MQ-1 di Dekat Selat Hormuz
Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) pada Selasa mengklaim telah mencegat dan menghancurkan dua drone MQ-1 di dekat Selat Hormuz.

INILAHKORAN.ID – Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) pada Selasa mengklaim telah mencegat dan menghancurkan dua drone MQ-1 di dekat Selat Hormuz.

IRGC menyebut dua pesawat nirawak tersebut ditembak jatuh di sebelah timur jalur perairan strategis itu menggunakan sistem pertahanan udara canggih yang baru dikerahkan.

Sistem tersebut dioperasikan oleh Angkatan Dirgantara IRGC sebagai bagian dari jaringan pertahanan udara terintegrasi Iran.

Klaim terbaru itu menambah jumlah drone MQ-1 yang disebut IRGC berhasil ditembak jatuh dalam beberapa hari terakhir menjadi empat unit.

Sebelumnya pada hari yang sama, IRGC juga menyatakan telah mencegat sebuah drone MQ-1 di sebelah barat Selat Hormuz. Namun, IRGC tidak memberikan informasi lebih lanjut mengenai pihak yang mengoperasikan drone tersebut maupun lokasi pasti insiden.

Sehari sebelumnya, IRGC menyatakan telah menghancurkan drone lain dengan jenis yang sama. Informasi tersebut dilaporkan lembaga penyiaran pemerintah Iran, IRIB.

Ketegangan Iran dan AS di Selat Hormuz

Insiden terbaru tersebut terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat terkait aktivitas pelayaran di Selat Hormuz.

Selat tersebut merupakan jalur perairan strategis yang menjadi salah satu rute penting bagi perdagangan energi global. Perselisihan antara Tehran dan Washington mengenai pelayaran di kawasan tersebut masih berlangsung.

Ketegangan semakin meningkat setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan besar-besaran terhadap Iran pada 28 Februari.

Serangan tersebut dilaporkan menargetkan sejumlah gedung pemerintah, fasilitas militer, infrastruktur rudal, serta sistem pertahanan udara Iran.

Iran kemudian merespons dengan melancarkan serangan rudal dan drone terhadap Israel serta sejumlah pangkalan Amerika Serikat di berbagai wilayah.

Konflik tersebut kemudian meluas ke kawasan Timur Tengah. Di tengah situasi tersebut, upaya diplomatik masih terus dilakukan untuk mencari jalan keluar dan mengakhiri pertikaian antara kedua pihak.

Hingga kini, klaim mengenai jatuhnya drone tersebut berasal dari pihak Iran dan belum disertai perincian independen mengenai insiden maupun pihak yang mengoperasikan pesawat nirawak tersebut.***


Editor : JakaPermana