Trump Akui Tak Serang Iran Habis-habisan karena Pertimbangkan Pemilu

Donald Trump mengatakan AS tidak menyerang Iran secara penuh karena mempertimbangkan pemilu midterm 3 November 2026. Ia memprediksi perang segera berakhir.

Trump Akui Tak Serang Iran Habis-habisan karena Pertimbangkan Pemilu
Presiden Amerika Serikat Donald Trump

INILAHKORAN.ID-Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan AS tidak menyerang Iran secara "penuh" karena turut mempertimbangkan pemilihan paruh waktu atau midterm election yang akan digelar 3 November 2026.

Trump memprediksi perang dengan Iran akan berakhir setelah pemilu tersebut, meski ia tidak menutup kemungkinan konflik berakhir sebelum pemungutan suara.

Pernyataan itu disampaikan Trump dalam wawancara dengan Fox News ketika ditanya mengenai desakan agar Amerika Serikat meningkatkan serangan dan "habis-habisan" dalam perang melawan Iran.

"Yah, mungkin saya tidak melakukan itu karena pemilu," kata Trump, seperti dikutip dalam wawancara tersebut.

Trump kemudian kembali menyampaikan keyakinannya bahwa konflik akan berakhir tidak lama setelah pemilu. Menurut dia, Iran saat ini berada dalam kondisi yang sulit.

"Mereka sudah tertatih-tatih. Mereka sedang dalam masalah besar," ujarnya.

Trump Akui Iran Masih Memiliki Rudal

Dalam wawancara tersebut, Trump juga ditanya mengenai kemampuan Iran meluncurkan rudal meski Amerika Serikat disebut telah menghancurkan sebagian besar kemampuan militernya.

Trump mengatakan Iran masih memiliki persediaan rudal dan kemungkinan akan tetap mampu meluncurkannya.

"Mereka punya banyak, dan mereka masih punya beberapa. Sebagian besar telah dihancurkan … Tetapi mereka punya rudal. Mereka akan selalu memiliki sejumlah rudal," katanya.

Trump juga menegaskan dirinya tidak menyesali keputusan maupun cara Amerika Serikat menjalankan perang dengan Iran.

Ia bahkan mengatakan akan mengambil keputusan yang sama jika kembali menghadapi situasi serupa.

"Jika saya harus melakukannya lagi, saya akan melakukan persis seperti yang saya lakukan," tambahnya.

Trump Klaim Kemampuan Nuklir Iran Dilumpuhkan

Trump juga kembali mengklaim bahwa Amerika Serikat telah melumpuhkan kemampuan nuklir Iran.

Ia mengatakan langkah tersebut dilakukan karena menurutnya Iran berpotensi menggunakan Senjata Nuklir jika memiliki kemampuan tersebut.

"Mereka gila ... Mereka akan menghancurkan Israel. Mereka akan menghancurkan Timur Tengah dan mereka akan mulai menyerang beberapa kota kita," kata Trump.

Trump menambahkan bahwa keberadaan Senjata Nuklir Iran akan mengubah cara Amerika Serikat menghadapi negara tersebut.

"Jika Iran memiliki Senjata Nuklir, kita akan menelepon dan berkata, 'Tuan, bisakah kita bertemu?' Kita akan menghadapi mereka dengan cara yang sangat berbeda," tambahnya.

Pernyataan Trump mengenai pertimbangan pemilu menunjukkan bahwa perkembangan konflik dengan Iran juga menjadi isu yang beririsan dengan politik domestik Amerika Serikat menjelang pemilihan paruh waktu pada November 2026.***


Editor : JakaPermana