Trump: Perundingan dengan Iran Mungkin Terjadi, Namun AS Tak Mengupayakannya
Donald Trump mengatakan AS tidak sedang mengupayakan perundingan dengan Iran, tetapi tetap membuka kemungkinan dialog di tengah konflik yang belum terselesaikan
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID-Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan Washington saat ini tidak sedang mengupayakan perundingan dengan Iran. Namun, ia menyebut kemungkinan dialog dengan Teheran tetap terbuka.
Pernyataan tersebut disampaikan Trump kepada wartawan pada Rabu (9/9). Ia menegaskan bahwa perundingan dengan Iran bukan sesuatu yang sedang menjadi prioritas pemerintahannya.
“Perundingan mungkin saja terjadi, tetapi itu bukan sesuatu yang sedang kami upayakan,” kata Trump.
Konflik antara AS dan Iran kembali menjadi sorotan setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah sasaran di Iran pada 28 Februari. Iran kemudian membalas dengan melancarkan serangan terhadap sejumlah sasaran di pihak lawan.
Pada pertengahan Juni, Teheran dan Washington sempat menandatangani nota kesepahaman untuk menghentikan permusuhan. Namun, kesepakatan tersebut tidak bertahan lama dan ketegangan kembali meningkat.
Hingga kini, konflik kedua negara belum sepenuhnya terselesaikan. Permusuhan bahkan kembali pecah secara sporadis di tengah hubungan yang masih tegang.
Di sisi lain, Washington memilih meningkatkan tekanan ekonomi terhadap Iran sebagai bagian dari upaya mengakhiri konflik. Tekanan tersebut diarahkan untuk mempersempit ruang ekonomi Iran dan menciptakan tekanan finansial tambahan terhadap Teheran.
Sikap Trump menunjukkan bahwa meski jalur perundingan masih mungkin terbuka, pemerintah AS saat ini lebih mengandalkan tekanan ekonomi dan kebijakan keras terhadap Iran.***
Editor : JakaPermana

