Trump Prediksi Perang AS-Iran Segera Berakhir Usai Pemilu November

Donald Trump memprediksi konflik AS-Iran akan berakhir segera setelah pemilu sela Kongres AS pada November 2026 di tengah meningkatnya ketegangan.

Trump Prediksi Perang AS-Iran Segera Berakhir Usai Pemilu November
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump

INILAHKORAN.ID-Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memprediksi konflik yang sedang berlangsung antara AS dan Iran akan berakhir segera setelah pemilu sela Kongres atau Midterm Elections yang dijadwalkan berlangsung pada November 2026.

Trump menyampaikan prediksi tersebut kepada wartawan sebelum bertolak menuju Dallas, Texas, pada Rabu (9/9).

“Oh, saya pikir perang ini akan segera berakhir setelah pemilu (sela) karena mereka sudah tidak mampu bertahan lebih lama lagi,” kata Trump.

Trump juga menilai Iran berupaya memengaruhi hasil pemilu sela AS. Menurutnya, tekanan ekonomi yang dihadapi Teheran membuat Iran tidak akan mampu mempertahankan konflik dalam waktu lebih lama.

Pemilu sela Kongres AS akan digelar pada 3 November 2026. Pemilihan tersebut menjadi salah satu agenda politik penting karena seluruh kursi DPR dan sebagian kursi Senat akan diperebutkan.

Sejumlah analis menilai Partai Republik menghadapi risiko kehilangan kendali atas DPR kepada Partai Demokrat. Kondisi tersebut dikaitkan dengan menurunnya tingkat persetujuan terhadap pemerintahan Trump di tengah konflik dengan Iran serta tekanan akibat kenaikan biaya hidup dan harga energi.

Trump sebelumnya juga telah mengakui adanya kemungkinan Partai Republik kehilangan kendali atas DPR. Ia memperkirakan kemenangan Demokrat dapat mendorong upaya pemakzulan terhadap dirinya.

Prediksi Trump mengenai berakhirnya konflik setelah pemilu tersebut muncul di tengah meningkatnya ketegangan Iran'>AS-Iran. Pada hari yang sama, Iran mengklaim telah menyerang sejumlah kapal di sekitar Selat Hormuz setelah AS menghancurkan lima kapal tanker Iran. Eskalasi tersebut turut mendorong harga minyak mentah Brent menembus level 100 dolar AS per barel.

Namun, perkiraan Trump tersebut belum menjadi kepastian. Laporan lain menyebut sejumlah penasihat senior pemerintahan AS, termasuk Wakil Presiden JD Vance dan Menteri Luar Negeri Marco Rubio, telah memperingatkan bahwa konflik berpotensi berlangsung hingga akhir masa jabatan Trump pada Januari 2029.***


Editor : JakaPermana