UEFA, AFC dan COCACAF Soroti Pertemuan Darurat FIFA, Donald Trump Ikut Buka Suara
Tidak hanya tuntut Gianni Infantino sebagai Presiden, UEFA, AFC dan CONCACAF juga soroti pertemuan darurat FIFA di Maroko.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Tidak hanya kembali menginggung Presiden Gianni Infantino, FIFA juga dikritik UEFA, AFC dan CONCACAF.
Ketiganya mengkritik pertemuan darurat FIFA di Maroko pekan lalu, dengan mengatakan hanya ada satu pejabat terpilih yang hadir.
Mereka juga menyerukan tinjauan independen, di mana FIFA tidak akan memiliki peran apa pun, untuk menentukan apa yang menyebabkan "kegagalan penilaian yang mendalam" ini.
Federasi Sepak Bola AS (US Soccer) dan Federasi Sepak Bola Kanada (Canada Soccer), yang menjadi tuan rumah bersama Piala Dunia 2026 dengan Meksiko, bergabung dengan Uni Sepak Bola Karibia dan Uni Sepak Bola Amerika Tengah untuk mendukung sikap tersebut, dengan mengatakan bahwa FIFA membutuhkan perubahan yang "bermakna".
"Kami berdiri bersama, dengan rekan-rekan kami di seluruh dunia, dalam menyerukan perubahan berarti yang memperkuat tata kelola, transparansi, dan akuntabilitas FIFA," kata mereka dalam sebuah pernyataan.
Namun, Presiden AS Donald Trump kemudian memposting pesan di media sosial yang sepenuhnya mendukung Gianni Infantino.
"FIFA akan melakukan kesalahan besar jika, karena alasan apa pun, mereka mempertimbangkan untuk mengganti Presiden Gianni Infantino," tulis Donald Trump.
"Dia fantastis, baru saja memimpin Piala Dunia paling sukses, empat kali lipat lebih sukses dari yang pernah ada. Jika dia pergi, Piala Dunia tidak akan pernah sesukses atau menguntungkan seperti itu lagi," jelas Presiden AS tersebut.
Namun, dukungan tersebut mungkin tidak begitu efektif, mengingat kedekatan antara Donald Trump dan Gianni Infantino di Piala Dunia pada bulan Juni dan Juli telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan banyak orang dalam dunia sepak bola.
Kekhawatiran tersebut semakin menguat ketika sebuah perusahaan yang dijalankan oleh saudara laki-laki menantu Donald Trump muncul sebagai penggerak utama dalam rencana penjualan saham yang kontroversial tersebut. Trump mengatakan bahwa dia tidak membahas rencana itu dengan Gianni Infantino.
Terlepas dari penentangan tiga konfederasi, yang mewakili 136 dari 211 asosiasi anggota yang akan memberikan suara dalam pemilihan Presiden FIFA pada bulan Maret, Gianni Infantino memiliki banyak sekutu dalam dunia sepak bola.
Beberapa negara AFC, serta Meksiko dari CONCACAF, telah menyatakan akan mendukungnya.
Setelah meredam perbedaan pendapat internal pada pertemuan darurat FIFA di Maroko Rabu lalu, Gianni Infantino menggalang dukungan sebelum berangkat ke Kolombia untuk menghadiri pelantikan Presiden baru Abelardo De La Espriella di Cali.
Konfederasi sepak bola Afrika, CAF, merilis pernyataan atas nama 54 anggotanya yang mendukung Infantino pada hari Kamis, diikuti oleh negara-negara Amerika Selatan seperti Argentina, Paraguay, Ekuador, dan Bolivia.***
Editor : Irma Nurfajri

