Terungkap! Ternyata Kasus Ini yang Buat Persib Masuk FIFA Ban List Lagi

Terungkap penyebab Persib Bandung kembali masuk FIFA Ban List. Ternyata gara-gara kasus tunggakan dengan sosok ini!

Terungkap! Ternyata Kasus Ini yang Buat Persib Masuk FIFA Ban List Lagi
Terungkap! Ternyata Kasus Ini yang Buat Persib Masuk FIFA Ban List Lagi

INILAHKORAN.ID - Kabar mengenai kembali masuknya nama Persib Bandung ke dalam daftar FIFA Registration ban list sempat mengejutkan publik dan membuat para Bobotoh terheran-heran. 

Setelah sempat disanksi beberapa waktu lalu, mengapa klub berjuluk Pangeran Biru ini kembali berurusan dengan otoritas sepak bola tertinggi dunia tersebut?

​Misteri tersebut akhirnya terkuak secara gamblang. Berdasarkan dokumen resmi keputusan FIFA, ternyata kasus yang menjerat Persib kali ini berakar dari sengketa hak finansial dengan mantan pelatih mereka, Robert René Alberts.

​Berawal dari Klaim Mantan Pelatih

​Dalam dokumen keputusan tertulis tersebut, FIFA mengabulkan sebagian klaim yang diajukan oleh Robert René Alberts terkait tunggakan pembayaran remunerasi saat ia menukangi Persib.

FIFA menetapkan bahwa Persib diwajibkan untuk membayar sisa tunggakan remunerasi pokok sebesar Rp581.250.000. Tak hanya itu, Persib juga dibebani sanksi denda berupa bunga berjalan sebesar 5% per tahun yang terhitung dari beberapa termin pembayaran sejak Maret hingga Mei 2025.

​Buntut Persoalan: Tenggat 45 Hari dan Ancaman sanksi 3 Musim

​Masuknya Persib ke dalam ban list FIFA merupakan konsekuensi otomatis dari regulasi yang berlaku. Berdasarkan Pasal 8 Lampiran 2 Regulasi Status dan Transfer Pemain FIFA, Persib diberikan waktu 45 hari untuk melunasi seluruh kewajiban finansial tersebut.

​Apabila pembayaran tidak dilakukan dalam tenggat waktu yang ditentukan, konsekuensi berat sudah menanti:

Persib dilarang mendaftarkan pemain baru, baik di tingkat nasional maupun internasional.

sanksi larangan transfer tersebut dapat berlangsung maksimal hingga 3 periode pendaftaran pemain secara berturut-turut.

​Kasus dapat dilimpahkan ke Komite Disiplin FIFA jika sanksi 3 periode terlewati tanpa pelunasan.

​Manajemen Persib Tegaskan Ini Kasus Lama

​Pihak manajemen Persib sendiri telah memberikan klarifikasi bahwa sanksi ini murni berasal dari kasus lama tahun 2022 dan bukan pelanggaran baru yang dilakukan oleh manajemen saat ini.

​Manajemen memastikan bahwa pihaknya sedang melakukan penelaahan mendalam dan siap menyelesaikan kewajiban tersebut sesuai prosedur yang berlaku. 

Selain itu, manajemen mengimbau para pendukung untuk tidak panik, sebab proses registrasi pemain baru untuk mengarungi musim kompetisi mendatang dipastikan tetap berjalan dan tidak terganggu.


Editor : Firda Rachmawati