Pasanggiri Ngarang Carita Pondok Carpon, Sebanyak 40 Siswa di KBB Lolos Babak Final

Sebanyak 40 siswa dari jenjang SD dan SMP se-Kabupaten Bandung Barat (KBB) mengikuti final Pasanggiri Ngarang Carita Pondok (Carpon)

Pasanggiri Ngarang Carita Pondok Carpon, Sebanyak 40 Siswa di KBB Lolos Babak Final
Sebanyak 40 siswa dari jenjang SD dan SMP se-Kabupaten Bandung Barat (KBB) mengikuti final Pasanggiri Ngarang Carita Pondok (Carpon) yang diselenggarakan Dinas Pendidikan (Disdik) KBB.
 
INILAHKORAN, Ngamprah - Sebanyak 40 siswa dari jenjang SD dan SMP se-Kabupaten Bandung Barat (KBB) mengikuti final Pasanggiri Ngarang Carita Pondok (Carpon) yang diselenggarakan Dinas Pendidikan (Disdik) KBB.
 
Kegiatan tersebut merupakan rangkaian acara untuk memeriahkan Hari Bahasa Ibu Internasional tahun 2022.
 
Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) KBB, Asep Dendih mengatakan, 
kegiatan ini merupakan upaya untuk memperkuat kecintaan dan kebanggaan terhadap bahasa Sunda sebagai bahasa ibu di KBB.
 
 
"Sudah sepatutnya seluruh elemen masyarakat, termasuk elemen pendidikan turut serta mendorong tumbuh dan berkembangnya bahasa Sunda," katanya, Rabu 16 Februari 2022.
 
Ia menyebut, ada berbagai upaya yang dapat dilakukan untuk mendorong hal tersebut, seperti yang dilaksanakan oleh Bidang Pengembangan Kurikulum dan Bahasa dengan menyelenggarakan Pasanggiri Nulis Carpon bagi siswa se- KBB.
 
Ia pun mengungkapkan, dirinya sangat mengapresiasi terhadap seluruh siswa yang telah ikut dalam pasanggiri, terutama mereka yang masuk menjadi sepuluh besar. 
 
 
Kendati demikian, bagi peserta lain tidak berkesempatan mengikuti tahapan akhir agar tidak terlalu berhati-hati, tetapi harus terus diri sehingga pada waktu mendatang bisa lebih baik. 
 
"Karena itu, sejak saat ini harus terus mengasah diri agar tahun depan dapat masuk pada tahapan final," ungkapnya.
 
Terpisah, Fungsional Pengembangan Bahasa Daerah pada Disdik KBB, Wika Karina Damayanti mengungkapkan, pada tahun mendatang pihaknya bakal menggelar berbagai kegiatan dalam rangka memeriahkan Hari Bahasa Ibu Internasional.
 
 
"Kegiatan seperti ini bakal menjadi agenda rutin Dinas Pendidikan," ungkapnya.
 
Dengan begitu, kata dia, diharapkan akan terus dibangun kecintaan terhadap berbagai elemen pendidikan terhadap bahasa Sunda.
 
“Pada tahun mendatang, kegiatan semacam ini akan terus diagendakan secara rutin,” katanya.
 
Ia menyebut, puncak acara Hari Bahasa Ibu Internasional Tahun 2022 akan dilaksanakan tanggal 21 Februari 2022 dengan agenda talk show dengan bahasan tentang budaya, bahasa, dan sastra Sunda.
 
 
Selain itu, sambung dia, dalam puncak acara tersebut akan diberikan pula pemberian penghargaan bagi siswa yang menjadi juara Pasanggiri Ngarang Carpon.
 
“Kegiatan puncak memeriahkan Hari Bahasa Ibu Internasional Tahun 2022 dengan diisi oleh talk show dan penghargaan penghargaan bagi para juara,” tandasnya. *** (agus satia negara).
 
 
 


Editor : inilahkoran