Nilainya Rp100 Miliar, Pembangunan Jalan Lingkar Kota Baru Parahyangan-Cipatat Rampung 1,5 Tahun?

Proyek pembangunan Jalan Lingkar Kota Baru Parahyangan-Cipatat dimulai. Dana yang dirogoh Pemda KBB mencapai Rp100 Miliar!

Nilainya Rp100 Miliar, Pembangunan Jalan Lingkar Kota Baru Parahyangan-Cipatat Rampung 1,5 Tahun?
Pemerintah Daeraha (Pemda) Kabupaten Bandung Barat (KBB) resmi melakukan groundbreaking pembangunan Jalan Lingkar Kota Baru Parahyangan - Cipatat.

INILAHKORAN, Bandung- Akhirnya proyek pembangunan Jalan Lingkar Kota Baru Parahyangan-Cipatat dimulai. Nilainya tak tanggung-tanggung, Rp100 Miliar.

Pemda Kabupaten Bandung Barat (KBB) resmi melakukan groundbreaking pembangunan Jalan Lingkar Kota Baru Parahyangan-Cipatat, Rabu 23 Februari 2022.

Pembangunan Jalan Lingkar Kota Baru Parahyangan-Cipatat tersebut bakal dilakukan sepanjang 7,4 kilometer dari kawasan Kota Baru Parahyangan hingga Cipatat dengan lebar 10 meter dan memakan anggaran Rp100 miliar.
 
Baca Juga: Inilah Profil Lengkap Brigjen TNI Junior Tumilaar yang Ditahan Gegara Amuk PT Sentul City

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan mengatakan, pembangunan Jalan Lingkar Kota Baru Parahyangan- Cipatat tersebut diharapakan bisa mengurai kemacetan di kawasan Jalan Raya Tagog Padalarang dan Jalan Raya Ciburuy.
 
Selama ini, kemacetan di titik-titik tersebut tak terelakan karena dilintasi kendaraan dari arah Cimahi-Cianjur.
 
"Gorundbreaking tersebut menandai dimulainya pembangunan jalan lingkar pertama di KBB, semoga dalam jangka waktu 1,5 tahun bisa selesai," katanya kepada wartawan.

Ia menyebut, pembangunan Jalan Lingkar Kota Baru Parahyangan-Cipatat ini membentang melewati Kecamatan Padalarang dan Cipatat.
 
Baca Juga: JPU Bersikeras Ingin Musnahkan Yayasan Milik Guru Cabul Herry Wirawan, Upaya Terus Ditempuh

"Rute yang dilalui cukup menantang dan memiliki pemandangan yang cukup bagus," sebutnya.

Bahkan, sambung dia, sebagian lahan yang terkena rute pembangunan ada kawasan HGU yang dikelola oleh swasta dan kini sedang diproses penggunaannya.

Ia menilai, kehadiran Jalan Lingkar Kota Baru Parahyangan-Cipatat merupakan lanjutan dari Flyover Simpang Padalarang, yang manfaatnya bisa dirasakan oleh seluruh masyarakat dan bukan hanya warga Kota Baru Parahyangan.
 
Baca Juga: WOW! Pengguna Internet Baru di Indonesia dalam Setahun Kalahkan Jumlah Penduduk Belanda

"Saat ini bahkan sudah mulai bisa terlihat bangkitnya ekonomi di kawasan sekitar dengan kehadiran infrastruktur jalan yang semakin bertambah," ujarnya.

Ia menambahkan, pembangunan ini bisa terwujud berkat sinergi pendanaan pembangunan dari pihak PT Bela Putra Intiland melalui program CSR.

"Karena jika melalui APBD sangat berat, karena dua tahun ini adalah tahun yang berat imbas Covid 19," tuturnya.
 
Baca Juga: Persebaya vs Arema Malam Ini! Mampukah Bajul Ijo Bantu Persib ke Tangga Juara Liga 1?

Sementara itu, GM PT Bela Putra Intiland, Ryan Brasali menyebutkan, pendanaan pembangunan jalan lingkar berasal dari CSR perusahaanya.

"Selain pembangunan jalan lingkar, kami juga sudah menyerahkan akses jalan utama ke Pemda KBB untuk pengelolaannya," sebutnya.

Tercatat dari total panjang jalan 7,4 km, sekitar 3 km adalah lahan yang merupakan milik PT Bela Putra Intiland dan sisanya ada lahan masyarakat dan HGU.
 
Baca Juga: WASPADA! Gorong gorong di Jalan Haji Gofur Amblas, Kini Hanya Ditandai Bambu Dibalut Karung Beras

"Semoga saja dalam 18 bulan pembangunannya selesai karena jalannya memang cukup terjal," tandasnya. *** (agus satia negara).
 
 
 


Editor : inilahkoran