Efektif Kurangi Volume Kendaraan, Polres Cimahi Kembali Berlakukan Ganjil Genap di Lembang

Efektif kurangi volume kendaraan di masa pandemi Sat Lantas Polres Cimahi akan kembali berlakukan ganjil genap di objek wisata Lembang KBB

Efektif Kurangi Volume Kendaraan, Polres Cimahi Kembali Berlakukan Ganjil Genap di Lembang
Sat Lantas Polres Cimahi kembali akan memberlakukan ganjil genap akhir pekan ini di kawasan wisata Lembang, KBB.


INILAHKORAN, Cimahi - Jelang libur akhir pekan, Satlantas Polres Cimahi tetap akan melakukan rekayasa lalu lintas penerapan ganjil genap (Gage) menuju kawasan wisata di Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Rekayasa lalu lintas atau ganjil genap dilakukan guna mengurangi mobilitas warga dan para wisatawan yang hendak berkunjung ke berbagai destinasi wisata di Lembang KBB sebagai langkah preventif menekan angka penyebaran Covid-19 yang kasusnya kembali melonjak.

Kasatlantas Polres Cimahi AKP Sudirianto mengatakan, volume kendaraan mengalami penurunan yang cukup signifikan selama diberlakukan ganjil genap di ruas jalan pintu masuk menuju kawasan wisata Lembang, KBB.

Baca Juga: ITB Membuka Program SNMPTN-Peminatan Tahun 2022

"Selama diberlakukan ganjil genap di libur akhir pekan, volume kendaraan yang mengarah ke Lembang menurun sampai 50 persen," katanya.

Ia mengaku, selama tiga pekan ke belakang di setiap Sabtu dan Minggu pihaknya telah menerapkan rekayasa ganjil genap.

"Hasilnya terlihat tidak tampak kepadatan antrean kendaraan wisatawan di Jalan Raya Lembang dari arah Bandung menuju Lembang maupun sebaliknya," ujarnya.

Baca Juga: Ridwan Kamil dan Anies Baswedan Makan Bubur Bareng di Bandung, Netizen Salfok: Tim Diaduk atau Engga Ya?

Lebih lanjut ia menuturkan, pihaknya bakal terus menerapkan rekayasa ganjil genap setiap libur akhir pekan dan hari libur lainnya sebagai upaya mencegah terjadinya peningkatan volume kendaraan.

Sebab, menurutnya, sejauh ini hasilnya cukup efektif dalam mengurangi kepadatan kendaraan dan mobilitas warga.

"Rekayasa ganjil genap efektif menekan volume kendaraan, makanya ke depan akan terus diberlakukan di setiap akhir pekan dan libur panjang, sebagai antisipasi," tuturnya.

Baca Juga: Pasca Diresmikan, Warga Cimahi Masih Kebingungan dengan Rute Underpass Sriwijaya

Lebih lanjut dikatakannya, menurunnya kunjungan wisatawan ke Lembang juga karena dipengaruhi oleh Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 di Bandung Raya.

"Ya itu jadi salah satu faktor juga, karena kendaraan yang melintas kebanyakan aglomerasi Bandung Raya," pungkasnya. *** (agus satia negara).


Editor : inilahkoran